Peristiwa

Alhamdulillah, Banjir Tempuran Mojokerto Mulai Surut

Kondisi banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Banjir yang merendam dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto sejak dua pekan lalu mulai surut. Meski air banjir luapan Avour Sungai Watudakon masih merendam area persawahan milik warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, di Dusun Tempuran air banjir masih merendam lahan pertanian seluas 8 hektar. “Yang teredam lahan pertanian dengan tanaman tebu dan padi,” ungkapnya, Jumat (15/1/2021).

Sementara rumah warga di Dusun Tempuran sebanyak 61 rumah yang sebelumnya terendam air banjir susah surut. Sedangkan di Dusun Bekucuk yang sebelumnya merendam 332 rumah, juga sudah surut. Air banjir masih merendam lahan kosong seluas kurang lebih 20 hektar.

“Termasuk di perumahan Griya Sooko Permai yang pada, Senin kemarin ketinggian air mencapai di atas lutut orang dewasa juga sudah surut. Namun Posko Komando Lapangan BPBD, Posko Kesehatan UPTD Sooko dan Dapur Umum Dinsos masih ada di lokasi,” katanya.

Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto masih membagikan nasi bungkus sebanyak 500 bungkus untuk warga terdampak. Begitu juga dengan mobil Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) sebanyak tiga unit masih di lokasi banjir.

“Juga ada 3 bak sampah milik Dinas PUPR masih di lokasi. Tenda pengungsi 2 buah, pompa penyedot air BBWS dan PJT Brantas ada 4 buah serta 7 buah tandon air juga masih standby. Setiap harinya, 2 tangki untuk menyuplai air bersih ke warga terdampak,” katanya.

Trend ketinggian air banjir di Dusun Tempuran dan Dusun Bekucuk, Desa Tempuran turun. Pihaknya berharap hujan tidak turun sehingga banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto benar-benar sudut. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar