Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ajukan Lima Tuntutan, Mahasiswa Kembali Datangi Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan

Sejumlah mahasiswa mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pasuruan guna menyuarakan aspirasi masyarakat

Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah mahasiswa mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pasuruan guna menyuarakan aspirasi masyarakat. Terdapat ratusan mahasiswa yang menyuarakan aspirasinya.

Terlihat semua mahasiswa yang berorasi mengenakan atribut PMII Pasuruan. Tak hanya itu mahasiswa juga membawa satu mobil komando guna menyuarakan aksinya.

Gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa ini diberi nama “Gerampas” gerakan mahasiswa dan masyarakat Pasuruan. Pada tuntutannya mahasiswa memiliki 4 poin yang ingin dikritisi.


Tuntutan yang pertama mahasiswa ingin menstabilkan harga bahan bakar minyak dan kenaikan PPN. Tuntutan keduanya para mahasiswa menuntut resuffle pada kepemimpinan Jokowi Ma’aruf.

“Kami meminta untuk para anggota dewan perwakilan rakyat yang ada di wilayah Pasuruan khusunya selalu mengerti hak rakyat. Tapi apa yang malah dilakukan malah menaikkan harga bahan bakar minyak dan PPN,” ujar Alvin, mahasiswa yang berorasi di depan gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, pada Kamis (21/04/2022).

Setelahnya, mahasiswa juga meminta tiga tuntutan setelahnya juga dikabulkan oleh DPRD Kabupaten Pasuruan. Tiga tuntutan setelahnya yakni mengurungkan pemerintahan Jokowi dua periode.

Tak sampai cukup dari situ mahasiswa juga menuntut pengkajian kembali pemindahan IKN dan memikirkan ancaman krisis lingkungan. Sehingga mahasiswa menuntut hal tersebut harus dilaksanajan oleh anggota dewan. (ada/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar