Peristiwa

Aji Jember Kecam Dua Kekerasan yang Dialami Wartawan

Jember (beritajatim.com) – Aliansi Jurnalis Independen (Aji) Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengecam tindak kekerasan terhadap wartawan JTV Andi Nurholis dan wartawan Majalah Tempo Nurhadi. Mereka menuntut perlindungan terhadap wartawan yang menjalankan tugas.

Andi mendapat perlakuan kasar dari ajudan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat neliput di Kabupaten Situbondo. Senentara Nurhadi sempat dianiaya saat meliput kasus dugaan korupsi di Surabaya.

Aji bersama LBH Pers mencatat ada tren peningkatan kekerasan terhadap wartawan. Tahun 2017, ada 60 kasus kekerasan. Jumlah ini meningkat menjadi 64 kasus pada 2018, 79 kasus pada 2019, dan 117 kasus pada 2020. “Tren peningkatan kasus kekerasan terhadap jurnalis, salah satunya disebabkan karena penanganan terhadap kasus itu tidak dilakukan secara tuntas,” kata Sekretaris Aji Jember Faizin Adi.

“Kondisi ini mendorong terjadinya impunitas dan menyuburkan pola pikir bahwa kekerasan adalah jalan efektif untuk memberangus pers. Sebuah kondisi yang membahayakan kepentingan publik. Karena itu, kami mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar mengontrol anak buahnya untuk memastikan kasus ini segera diusut tuntas.,” tambah Faizin. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar