Peristiwa

Banjir Jombang

Air Makin Tinggi, Kambing dan Sapi Ikut Mengungsi

Sumiran membawa enam ekor kambing miliknya untuk mengungsi ke Nganjuk, Jumat (5/2/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Selain membawa pakaian secukupnya, warga Dusun Manisrenggo, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang juga membawa hewan ternak ketika mengungsi. Mereka khawatir karena mulai dini hari ketinggian air terus bertambah.

Adalah Sumiran (65), yang duduk di atas kendaraan roda tiga jenis Viar. Sumiran tidak sendiri. Dia ditemani enam ekor kambing miliknya. Satu kendaraan bersama kambing, Sumiran tida risih. Bahkan dia berkali-kali menggak air mineral dalam botol yang dibawanya.

Hendak mengungsi kemana? Sumiran mengatakan bahwa dirinya hendak mengungsi ke rumah besan-nya yang ada di Nganjuk. Itu karena rumah dan kandang kambing miliknya sudah terendam banjir. “Saya mau mengungsi ke rumah besan di Nganjuk. Ini kambingnya juga saya bawa,” kata Sumiran di tas Viar, Jumat (5/2/2021).

Hal serupa dilaukan Abdul Kholiq (54), warga Dusun Manisrenggo lainnya. Ketika matahari belum begitu tinggi, dia menggelandang lima ekor sapi miliknya keluar dari kandang. Pertimbangan Kholiq, banjir sudah masuk rumah. Sehingga hewan ternak tersebut harus diselamatkan.

Namun Kholiq tidak mengungsikan ternanya terlalu jauh. Dia membawanya ke tempat lebih aman. “Saya tarus di halaman sekolah MI (Madrasah Ibtidaiyah). Initadi barusan memasang patok kayu untuk sapi-sapi tersebut,” ujar Kholiq.

Warga Dusun Manisrenggo, Gondangmanis, mengangkuti baranguntuk mengungsi, Jumat (5/2/2021). [Foto/Yusuf Wibisono]
Banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo disebabkan sejumlah titkk tanggul yang jebol. Diantaranya, tanggul Sungai Avur di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo jebol di dua titik. Yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter. Tanggul tersebut jebol sekitar jam tiga dini hari.

Kemudian di Dusun Kedunggabus. Tanggul yang jebol di dusun tersebut sepanjang 10 meter. Sementara di Desa Gondangmanis tanggul jebol seluas 20 meter. Tepatnya di Dusun Prayungan. Lagi-lagi, air tersebut masuke area persawahan.

“Kemudian di Desa Brangkal, tanggul Sungai Avur jebol di dua titik. Masing-masing sepanjang 10 dan 7 meter. Jebolnya tanggul ini sekitar pukul setengah enam pagi,” lanjut Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho saat mengecek kondisi tanggul Kamis kemarin. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar