Peristiwa

Aiptu Q Jadi Tersangka Tabrakan Beruntun

Polresta Malang Kota marilis pelaku pencurian viral di medsos.

Malang (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun yang melibatkan anggota Polsekta Kedungkandang Kota Malang, berinisial Aiptu Q di Jalan Ki Ageng Gribig, pada Selasa, (21/1/2020) berujung pada sanksi dan proses hukum. Aiptu C dinyatakan lalai atas insiden kecelakaan itu.

Dalam kecelakaan itu, Aiptu Q yang membawa mobil patroli Polsekta Kedungkandang menabrak 5 pengendara motor dan 2 pengendara mobil. Akibat kecelakaan itu 4 orang mengalami luka-luka, salah satu di antaranya meninggal dunia meski telah mendapatkan perawatan medis.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan akibat insiden ini Aiptu C bakal menerima hukuman lebih berat ketimbang masyarakat umum karena statusnya seorang polisi. Dia memastikan Aiptu C bakal dikenai pasal kelalaian dan kode etik Polri.

“Prosesnya secara pidana dan secara kode etik. Jadi lebih berat dari masyarakat biasa ya. Jelas, sudah tersangka. ini proses hukum. Karena kelalaiannya,” kata Leonardus, Senin, (27/1/2020).

Leonardus mengungkapkan, penyebab kecelakaan karena human error. Sebab, hasil pemeriksaan tidak ditemukan kendala dalam mobil patroli. Tersangka pun masih dalam pemeriksaan untuk memastikan penyebab kelalaian. Hasil pemeriksaan akan dicocokan dengan hasil tes kesehatan.

“Itu human error. Jadi tidak ada kesalahan dengan kendaraannya. Kendaraannya baik-baik saja. Penyebab human error nanti, kita kabarkan. Karena ini masih pemeriksaan. Proses pemeriksaan nanti jelas dari pengakuan tersangka,” tandasnya. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar