Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ada Pengunjung Sedang Nyanyi, Karaoke Liar di Tuban Digerebek Satpol PP

Satpol PP Tuban saat mengamankan barang bukti dari hasil penertiban karaoke liar di Desa Pekuwon, Kec Rengel, Tuban.

Tuban (beritajatim.com) – Meski sudah pernah terkena razia dan sudah dilakukan persidangan, hal itu tidak membuat kapok pemilik karaoke liar di Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban untuk kembali beroperasi.

Oleh sebab itu, petugas gabungan dari Satpol PP, Polisi dan juga TNI kembali melakukan penggerebekan tempat karaoke liar milik Sutiyono (45), yang berada di pinggir jalan raya Desa Pekuwon, Kecamatan Rengel tersebut, Jumat (20/5/2022) dini hari. Pada saat dilakukan razia, di tempat karaoke sedang melayani pengunjung. Mereka juga ditemani pemandu lagu.

Razia untuk penertiban tempat karaoke tak berizin yang ada di wilayah Kabupaten Tuban berawal dari adanya laporan warga masyarakat.  Pasalnya, keberadaan warung yang juga menyediakan ruang karaoke  itu  sering mengganggu ketertiban warga masyarakat.

“Awalnya dari informasi masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan tempat karaoke liar itu. Kemudian kita bersama-sama dengan anggota TNI dan Polri serta mengajak Dinas Pariwisata untuk melakukan penertiban,” terang Siswanto, Kabid Penegak Peraturan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Tuban.

Dengan adanya informasi bahwa tempat karaoke tersebut masih sering beroperasi hingga malam hari, petugas akhirnya melakukan razia. Saat sampai di lokasi, petugas mendapati warung tersebut sedang melayani tamu yang bernyanyi dengan seorang pemandu lagu.

Selain karaoke liar milik Sutiyono, petugas Satpol PP Kabupaten Tuban juga mendapatkan informasi jika di sekitar lokasi tersebut terdapat dua karaoke liar lainnya. Namun, saat petugas datang di lokas,i dua karaoke yang menjadi target ternyata dalam kondisi tutup rapat.

Petugas Satpol PP Tuban saat melakukan penertiban karaoke liar di Desa Pekuwon, Kec Rengel, Tuban.

“Kita punya target tiga tempat karaoke tak berizin yang ada di sekitar, namun yang dua sudah tutup ketika kita datang. Dan yang satu ini kedapatan sedang ada tamu. Juga ada wanita pemandu lagu,” sambungnya.

Di lokasi, petugas dari Satpol PP langsung melakukan penertiban keberadaan karaoke liar tersebut dengan mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya 1 buah mixer, 1 buah amplifier, dua unit mikrophone, 1 buah DVD player dan 1 buah prosessor.

“Pemilik karaoke kita panggil, dan tidak boleh melakukan operasional lagi karena tidak ada izinnya. Sedangkan untuk pemandu lagu kita data dan kita berikan pembinaan,” pungkasnya. [mut/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar