Peristiwa

Ada Kasus Positif Covid-19, Pelayaran ke Bawean Masih Diaktifkan

Gresik (beritajatim.com)– Kendati ada kasus positif Covid-19, pelayaran ke Pulau Bawean masih diaktifkan. Bahkan, sejumlah penumpang rela antre untuk berlayar ke pulau putri tersebut.

Sebelumnya, dari 18 kecamatan di wilayah Gresik, dua kecamatan di pulau tersebut masuk kategori zona hijau. Namun, setelah ada warganya yang terpapar positif, kini status Kecamatan Sangkapura Bawean berstatus zona merah.

Pantauan di Pelabuhan Gresik, tercatat ada 70 penumpang akan berangkat menggunakan KMP Gili Iyang. Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Muhammad Anri mengatakan, sejumlah penumpang tersebut sebelumnya sudah dilakukan rapid tes dan membawa surat sehat. Tanpa itu, perjalanan tidak boleh dilakukan.

“Ada 70 orang yang ke Pulau Bawean. Hasil rapid test, mereka non-reaktif. Akhirnya mendapat surat sehat,” katanya, Sabtu (6/6/2020).

Tidak hanya hari ini, pada Senin depan pelayaran ke Bawean masih dilakukan. Sebab, sejumlah penumpang melakukan rapid test di puskesmas. “Saat ini yang beroprasi hanya kapal barang. Untuk dua kapal cepat sedang off,” imbuh Amri.

Masih beroprasinya pelayaran Gresik-Bawean ini disayangkan oleh Gerakan Mahasiswa Bawean. Mereka meminta Pemkab Gresik lebih tegas menghentikan perjalanan orang ke Bawean. “Pemkab harus lebih tegas. Jangan mandul,” ujar Moh Asep Maulid, salah satu mahasiswa.

Virus Corona

Hal senada juga dikemukakan oleh anggota DPRD asal Bawean, Musa. Pihaknya menyetujui apabila Pemkab Gresik mengambil langkah menutup pelayaran Gresik-Bawean. Hal itu belajar dari lolosnya kasus konfirmasi positif Covid-19.

“Saya rasa apabila ditutup 14 hari ke depan. Saya setuju. Dikhususkan hanya pelayaran logistik tapi tetap diperketat,” tandas politikus asal Partai Nasdem ini. [dny/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar