Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ada Empat Rangkaian Acara Bersih Desa di Kelurahan Sarangan Magetan

Kawasan Wisata Telaga Sarangan

Magetan (beritajatim.com) – Kawasan Wisata Telaga Sarangan, Plaosan, Magetan, Jawa Timur bakal ditutup pada Kamis (17/3/2022) pukul 16.00 WIB hingga Jumat (18/3/2022) pukul 16.00 WIB. Alasannya, warga setempat bakal menggelar acara bersih desa sehingga dinas terkait memilih untuk menutup kawasan dari aktivitas wisata.

Lurah Sarangan Prima Suhardi Putra menuturkan bahwa ada empat rangkaian acara bersih desa. Mulai dari mengarak kambing yang disembelih di punden desa setempat, selametan di pulau yang ada di tengah telaha Sarangan, malam tirakatan, hingga labuh panggang tumpeng di Telaga Sarangan.

”Pertama itu prosesi arak-arakan kambing yang aka disembelih di punden Kelurahan Sarangan. Tepatnya di sebelah timur telaga, depan Hotel Kintamani, prosesi itu dilakukan Kamis pagi,” kata Prima, pada beritajatim.com, Rabu (16/3/2022)

Setelah itu, pada Kamis sore bakal dilaksanakan selametan di pulau yang berada di tengah telaga. Ada makam leluhur kelurahan setempat yang disemayamkan di pulau tersebut.

”Selanjutnya, saat malam hari akan ada malam tirakatan. Kemudian, pada Jumat akan dilaksanakan labuh sesaji dengan tumpeng kecil sesuai tradisi masyarakat setempat. Isinya panggang tumpeng dan sesaji lainnya yang sudah disiapkan dan dilarung menggunakan speedboat di tengah telaga oleh sesepuh desa,” kata Prima.

Dia menyebut untuk tradisi bersih desa dilaksanakan bulan Ruwah pada malam Jumat Pon. Dan itu jatuh pada tabggal 17 dan 18 Maret 2022. Tradisi tersebut sudah berlangsung sejak dahulu. Tumpeng besar yang dilarung seperti sedia kala sengaja tidak digelar. Tumpeng Gono Bau itu hanya sekadar pemanis untuk menarik wisatawan.

”Karena dalam tradisi aslinya tidak menggunakan tumpeng sebesar itu. Jika, kondisi tidak pandemi, pasti acara serupanbakal digelar, toh itu juga dijadikan daya tarik agar banyak wksatawan yang datang dan manyaksikan acara adat warga Sarangan. Berhubung kali ini masih pandemi, acara dilaksanakan dengan tmenutup aktivitas wisata dan hanya masyarakat setempat yang hadir,” kata Prima. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar