Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ada Aroma Tak Sedap, Ternyata ASN Pemkab Mojokerto Meninggal Dalam Rumah

Petugas bersama sejumlah relawan mengevakuasj jenazah korban ke RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ditemukan meninggal di dalam rumahnya di Dusun Karangwungu, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Korban diketahui atas nama Mujianto (46) ini diduga meninggal sudah tiga hari karena sakit.

Penemuan mayat di dalam rumah tersebut diketahui lantaran warga mencium aroma tak sedap dari dalam rumah. Korban sendiri sudah tak terlihat sejak tiga hari. Selama ini korban tinggal seorang diri lantaran pisah ranjang dengan sang istri, sementara anaknya di pondok pesantren (ponpes).

Korban ditemukan pertama dalam posisi terlentang di depan televisi dengan masih memakai baju, sarung dan masker. Sementata tubuh korban sudah mulai membusuk, diduga korban meninggal sejak tiga hari yang lalu. Korban merupakan ASN di Bagian Umum Pemkab Mojokerto.

Kakak ipar korban, Bagtiono (59) mengatakan, keluarga mengetahui setelah ada yang menghubungi lantaran korban tinggal seorang diri. “Katanya tetangga mencium bau tidak sedap dari dalam rumah. Katanya kemarin atasannya menghubungi untuk persiapan upacara tapi sudah tidak bisa nyambung,” katanya.

Masih kata Bagtiono, sejak satu tahun lalu korban tinggal seorang diri lantaran sudah pisah ranjang dengan sang istri. Meski sudah pisah ranjang, namun korban belum bercerai dengan sang istri. Sementara anak korban menuntut ilmu di Ponpes.

Sementara itu, Kapolsek Puri Iptu Sri Mulyani mengatakan, dari hasil pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban diduga meninggal tiga hari yang lalu. “Dugaan sementara karena sakit, korban memiliki sakit hipertensi. Di TKP juga temukan obat-obatan,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mencari penyebab meninggalnya korban. Namun diduga kuat korban meninggal karena sakit. Usai dilakukan pemeriksaan dan olah TKP, janazah korban dievakuasi ke RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar