Peristiwa

Ada Api Jatuh Saat Tidur, Terbangun, Ternyata Rumah Sudah Terbakar

Petugas dari PMK BPBD Tuban bersama dengan warga saat berusaha memadamkan kebakaran rumah di Desa Tegalrejo, Kec Merakurak, Tuban.

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di kawasan pemukiman Dusun Semanding, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban yang tidur lelap tiba-tiba dikagetnya dengan adanya kebakaran rumah milik salah satu warga, Selasa (22/6/2021) dini hari.

Bangunan rumah yang sebagian besar sudah hangus terbakar itu diketahui milik Tasini, warga RT 01 RW 01, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Tuban. Beruntung tidak sampai ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu, pasalnya saat itu salah satu keluarga yang ada di rumah itu sadar terjadi kebakaran saat kejatuhan api dari bagian atap rumahnya.

 

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kebakaran besar pada sebagian bangunan rumah dan juga tempat penyimpanan pakan ternak itu pertama kali diketahui oleh anak dari pemilik rumah itu. Awalnya api diketahui muncul dari bagian atap rumah korban dan apinya jatuh hampir mengenai korban.

“Tahu-tahu ada kebakaran itu setelah ada api yang jatuh dari atas atap rumah,” kata Ahmad Shoim, selaku Sekretaris Desa (Sekdes), Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban yang saat itu langsung berada di lokasi kebakaran.

Mengetahui adanya kebakaran itu, korban yang tinggal bersama anak-anaknya dan cucunya di rumah itu langsung berusaha untuk menyelamatkan diri dengan keluarga dari rumah. Kemudian mereka meminta tolong kepada warga dan para tetangganya untuk berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Api yang dari atas itu jatuh lalu membakar tumpukan bonggol Jagung. Jadinya api dengan cepat membesar,” tambahnya.

Mengetahui kejadian api yang dengan cepat sudah mulai membesar dan membakar rumah milik Tumini yang merupakan seorang janda itu, pihak desa langsung menghubungi petugas PMK Tuban. Selanjutnya, satu unit kendaraan PMK dan satu tangki penyuplai air dari BPBD Tuban di terjunkan ke lokasi dan api baru bisa benar-benar dipadamkan sekitar 4 jam lebih.

“Yang terbakar sebagian rumah dan juga dokumen yang disimpan di dalam almari. Pemadaman lama, karena yang lama itu untuk memadamkan tumpukan bonggol Jagung,” lanjut perangkat desa tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian dari jajaran Polsek Merakurak, Polres Tuban yang mendapatkan laporan sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Diduga kebakaran rumah itu akibat dari korsleting kabel listrik tegangan tinggi yang ada di atas rumah korban tersebut. [mut/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar