Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Ada 24 Titik Rawan Bencana di Jember

Simulasi penanganan bencana oleh relawan di alun-alun Jember, Kamis (20/1/2022).

Jember (beritajatim.com) – Ada 24 titik rawan bencana di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Salah satunya yang selama bulan ini terjadi beberapa kali adalah banjir.

“Ini yang sering. Bencananya banjir meluap, tergenang. Beberapa lahan sawah kami jadi langganan setiap tahun. Kami harus mengevaluasi secara total dan kami laporkan ke pemerintah provinsi maupun pusat,” kata Bupati Hendy Siswanto, usai acara apel relawan penanggulangan darurat bencana, di alun-alun Jember, Kamis (20/1/2022).

Hendy menyebut penanganan bencana sebagai kerja bersama pemerintah daerah dan pusat. “Kalau dilakukan Pemkab Jember saja mungkin agak lama penanganannya karena terkait anggaran yang tersedia,” katanya.

Salah satu penanganan yang segera dilakukan adalah pemetaan peta bencana di kaki Gunung Argopuro. “Teman-teman kami dari Jakarta minggu ini mau datang untuk kita petakan dan bagaimana pola penanganannya,” kata Hendy.

Pemkab Jember juga akan memasang 20 alat sistem peringatan awal di titik-titik rawan banjir. “Kemarin alarm di Kali Jompo berbunyi, mengingatkan tetangga-tetangga, dengan adanya suara berbeda itu akan hati-hati,” kata Hendy.

Hendy menyebut kekuatan relawan luar biasa dalam menangani bencana. “Posisi mereka di lokasi masing-masing. Mereka yang tahu duluan. Jumlahnya ribuan orang,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar