Peristiwa

ABK Meninggal di Kapal, Terjatuh Saat Wudu di Kamar Mandi

Tuban (beritajatim.com) – Jenazah Sugito (52), seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Desa Bahung Kahean, Kecamatan Dolok Batu Naggar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, sudah dievakuasi ke RSUD dr R Koesma Tuban, Senin (13/4/2020). Sugito ditemukan meninggal di kamar mandi kapal Tag Boad Dewi Harbour yang sedang bersandar.

Proses evakuasi mayat itu sesuai prosedur kesehatan yakni dengan APD (alat pelindung diri) lengkap, meski belum diketahui secara pasti penyebab kematian korban. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Awalnya diketahui oleh saksi. Karena terdengar korban terjatuh. Dia tepeleset saat mengambil air wudu,” terang Kapolsek Jenu AKP Rukimin saat berada di TKP (tempat kejadian perkara).

Ketika saksi membuka pintu kamar mandi, saat itu posisi korban sudah tergeletak di dasar lantai. Selanjutnya saksi bersama ABK lainnya sempat berusaha menolong korban dan meminta bantuan tim medis dari PT TPPI Tuban.

Kaposlek Jenu yang didampingi Camat serta Danramil itu menambahkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab meninggalnya korban yang ditemukan secara mendadak itu. Namun, untuk proses evakuai tetap dilakukan dengan menggunakan APD lengkap.

“Apakah ada indikasi terjangkit virus corona atau tidak, tentunya pihak dokter rumah sakit R Koesma Tuban yang menentukan. Kami dari pihak kepolisian bersama dengan Muspika melakukan evakuasi sesuai dengan standar protokol medis,” paparnya. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar