Peristiwa

ABK KRI Nanggala 402 Asal Jombang Tinggalkan Istri Hamil 8 Bulan

Kelasi Satu Deni Richi Sambudi dan Endik Mufidatul Fitriyah, saat melangsungkan akad nikah pada tahun 2020. [foto/dok keluarga]

Jombang (beritajatim.com) – Gugurnya Deni Richi Sambudi (28) yang menjadi anggota TNI AL dengan pangkat Kelasi Satu (Kls) di perairan Bali menyisakan duka mendalam. Warga Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben ini gugur bersama Kapal Selam KRI Nanggala 402 tempatnya bertugas.

Selain meninggalkan ayah bernama Marsan (55) dan adiknya Adelia Titania Arsani (21), Deni juga meninggalkan seorang istri yang tengah hamil 8 bulan. Dia adalah Endik Mufidatul Fitriyah (28). Namun saat ini Endi tidak tinggal di Desa Jatiduwur.

Karena sejak kehamilannya semakin membesar, Endik pulang ke rumah orangtuanya di Jl Mayjen Sungkono Desa Semampir, Kabupaten Kediri. “Rencananya memang melahirkan di Kediri. Jadi saat ini menantu saya berada di sana. Dia hamil delapan bulan,” kata Marsan ketika ditemui di kediamannya, Senin (26/4/2021).

Marsan menjelaskan, Deni dan Endik menikah setelah lebaran 2020. Pernikahan dilangsungkan secara sederhana. Kedua mempelai hanya melakukan ijab kabul. Sedangkan resepsinya batal dihelat karena situasi pandemi.

Padahal saat itu, keluarga sudah memberikan uang panjar untuk sewa tenda, dekorasi, hingga untuk sound system. Nah, saat acara resepsi hendak dilaksanakan, ada aturan pelarangan berkerumun (larangan hajatan).

Kelasi Satu (Kls) Nav Deni Richi Sambudi

“Sehingga hanya ijab kabul. Rencananya, resepsi dilakukan ketika suasana pandemi sudah reda. Namun hingga saat ini belum bisa terlaksana. Apalagi, saat ini usia kandungan istri Deni sudah delapan bulan,” katanya mengulang.

Marsan menambahkan, ketika sutiasi mulai longgar resepsi yang direncanakan itu tidak pernah terlaksana. Betapa tidak, ketika hendak digelar pada 2021, ibunda dari Deni, Lilik Indarti (48) meninggal tiga bulan lalu.

“Lalu ketika hendak digelar lagi, kandungan istri Deni bertambah besar. Nah, terakhir malah anak saya yang gugur dalam tugas. Sehingga keinginan resepsi itu tidak pernah terlaksana,” kata Marsan ketika berbincang dengan beritajatim.com di rumahnya. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar