Peristiwa

ABK KRI Nanggala 402 Serda Harmanto Ingin Ajak Jalan-jalan Istri dan Anak

Eli Lailatul

Gresik (beritajatim.com) – Mata Eli Lailatul (35) istri Serda Harmanto ABK KRI Nanggala 402 yang tenggelam memerah. Eli sapaan akrab ibu dua putri asal Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik, terus menguatkan buah hatinya yang sudah remaja.

Beberapa cara dilakukan untuk menguatkan dua putrinya yang sudah remaja. Semula kasur tempat tidur kedua putrinya itu berada di ruang tidur, namun saat ini, kasur tersebut digeser ke ruang tamu sambil menunggu suaminya Serda Harmanto pulang ke rumah.

Eli Lailatul ketika menerima kedatangan wartawan di rumahnya.

Agar ruang tamu tidak sempit, dua estalase besar berisi obat-obatan herbal yang menjadi usahanya sehari-hari digeser ke dekat tembok tidak jauh dari ruang tamu.

Eli berusaha tegar terkait kejadian yang menimpa suaminya. Dukungan moril tetangganya satu per satu menguatkan hatinya agar tetap sabar apa yang dialami suaminya.

Dukungan moril juga datang dari kedua orang tua dan mertua Eli sambil menemani sang cucu yang terlelap tidur di ruang tamu sembil mengipasi dengan kain jarik.

Pasangan Serda Harmanto dan Eli Lailatul dikaruniai tiga putri. Anak pertamanya duduk di bangku SMA memilih berada di kamar. Sedangkan anak keduanya duduk dibangku SMP sambil bermain gawai menunggu kepulangan ayahnya.

Perempuan berkerudung ungu ini mengingat ucapan sang suami sebelum meninggalkan rumah. Yakni, mengajak anak yang paling kecil untuk jalan-jalan bermain.

“Setiap mau tugas selalu mengajak anak yang paling kecil mau main kemana setiap hari Sabtu maupun Minggu. Kalau dua hari itu tidak bisa ya biasanya minggu depannya,” ujar Eli.

Ibu tiga putri ini menceritakan pada Senin (19/4) kontak terakhir dengan suaminya. Saat itu, sang suami pamit berangkat kerja bertugas karena di dalam kapal selam susah sinyal.

Pekan ini, seharusnya Serda Harmanto sudah kembali di rumah, menggendong putri kecilnya yang masih TK untuk bermain di akhir pekan.

Namun, pada Rabu (21/4) Eli Lailatul mendapat kabar bahwa KRI Nanggala 402 hilang kontak sampai saat ini hingga dinyatakan tenggelam. Usai menerima kabar itu, Eli ditemani ketiga buah hatinya berusaha menghubungi sang suami yang berada di dalam kapal selam tersebut namun susah sinyal.

“Mungkin suami saya sudah mengerti, insya Allah anak-anak tegar,” ungkapnya.

Eli mengaku saat ini hanya bisa menunggu perkembangan terbaru KRI Nanggala 402 dari posko crisis center Komandan Armada II (Koarmada) Surabaya.

“Ada grup WA yang setiap hari mendapat perkembangan terbaru terkait KRI Nanggala 402,” katanya.

Eli bersama tiga anaknya ingin suaminya Serda Harmanto pulang ke rumah dalam kondisi selamat. Berkumpul kembali dengan keluarga bersama ketiga anaknya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar