Peristiwa

ABK dan Karyawan Tak Digaji, Kapal DBS Dua Kali Tak Berlayar

Sumenep (beritajatim.com) – Sejumlah karyawan PT Sumekar, salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumenep yang menjadi operator Kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) mengeluhkan belum terbayarnya gaji mereka.

Keluhan tersebut sampai ke telinga Komisi II DPRD Sumenep. Buntutnya, komisi ini memanggil pimpinan PT Sumekar untuk meminta klarifikasi.

“Dari hasil klarifikasi, pimpinan PT Sumekar mengakui bahwa gaji seluruh karyawan dan ABK hingga saat ini belum dibayar. Tapi baru bulan ini saja, bukan dua bulan seperti informasi awal yang kami terima,” kata Ketua Komisi II DPRD Sumenep, H Subaidi, Jumat (13/3/2020).

Selain itu, juga terungkap bahwa dampak dari molornya pembayaran gaji karyawan dan ABK, Kapal DBS dua kali jadwal keberangkatan justru tidak berangkat. “Awalnya informasinya simpang siur. Kapal tidak berangkat karena inilah, itulah. Ternyata duduk persoalannya karena ABK belum dibayar,” terang Subaidi.

Setelah dipertemukan antara seluruh karyawan, ABK dan jajaran Direksi PT Sumekar, akhirnya ada kesepakatan bahwa mulai Jumat (13/03/20) malam, Kapal DBS dengan rute Pelabuhan Kalianget ke Pulau Kangen akan beroperasi lagi.

“Direksi PT Sumekar sudah menyatakan kesanggupan bahwa gaji seluruh karyawan dan ABK akan dibayar pada Senin mendatang. Karena itu, Kapal DBS akan kembali beroperasi seperti biasa,” ungkapnya.

Sementara Direktur Operasional PT Sumekar, Zainal Arifin menjelaskan, salah satu sebab keterlambatan pembayaran gaji karyawan dan ABK adalah adanya peralihan manajemen. Selain itu, ia mengakui bahwa dalam dua bulan terakhir pendapatan dan pengeluaran PT Sumekar tidak sebanding. Lebih besar pengeluaran dibanding pendapatan.

“Salah satunya ya karena faktor cuaca. Kapal beberapa kali tidak bisa berlayar.Tapi dalam waktu dekat, kami akan membayar gaji karyawan dan ABK bulan Maret. Sedangkan untuk April, Isya Allah sudah normal kembali,” ucapnya.

Jumlah karyawan dan ABK yang belum terbayar gajinya untuk bulan Maret lebih 100 orang. Total gaji yang dibayarkan perusahaan sebesar Rp 251 juta. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar