Peristiwa

96 Masjid di Surabaya Masih Salat Jumat, Ini Komentar PCNU

PSBB: Foto Ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Eddy Christijanto mengungkapkan jika masih ada beberapa masjid di Kota Pahlawan yang tetap mengadakan tarawih hingga shalat jumat berjamaah.

“Ada sekitar 96 masjid di Surabaya yang masih melaksanakan shalat Jumat,” kata Eddy Christijanto, mengutip hasil evaluasi Kantor Wilayah Kementerian Agama mengenai penerapan aturan PSBB di rumah-rumah ibadah.

Menanggapi hal itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya memaklumi masih adanya ratusan masjid dan mushala yang mengadakan ibadah Shalat Tarawih dan Shalat Jumat di tengah pelaksanaan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ketua PCNU Surabaya Achmad Muhibbin Zuhri memastikan jika sebenarnya sudah banyak masjid dan mushala yang mengikuti seruan atau imbauan ulama, termasuk dari NU dan pemerintah selama pelaksanaan PSBB.

“Kita bisa memaklumi. Kan ada orang masih berat, sesuatu yang sudah menjadi inhern dalam kebiasaan hidup sehari-hari, tiba-tiba harus dihentikan. Itu suatu shock dan ini harus ditangani secara persuasif,” katanya.

Berdasar data Kementerian Agama (Kemenag) ada sekitar 290 dari 2.504 masjid dan mushala di Surabaya yang melaksanakan ibadah Shalat Tarawih di tengah pemberlakuan PSBB. Sedangkan 96 masjid di Surabaya yang masih melaksanakan Shalat Jumat.

Muhibbin berharap petugas Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan pihak Kelurahan lebih aktif melakukan pendekatan. “Untuk penyadaran ini, lanjut dia, bukan hal yang mudah, tapi tetap harus kita lakukan bersama-sama,” katanya.

“Tidak ada salahnya ibadah di rumah dalam kondisi seperti ini. Pada bulan Ramadhan ini semua harus tetap gembira. Seorang mukmin akan sedih kalau melakukan maksiat. Makanya, dengan di rumah saja justru mengajarkan kita betapa nikmatnya bisa menjadi imam bagi anak dan istri,” katanya.

Sebagai informasi, baik NU maupun Muhammadiyah di Kota Surabaya telah memberikan imbauan kepada pengurus masjid dan musholla agar tidak menyelenggarakan shalat lima waktu berjamaah dan shalat Jumat serta tarawih guna meminimalkan risiko penularan Covid-19. [ifw/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar