Peristiwa

85 Desa di Bangkalan Dilanda Bencana Kekeringan

Bangkalan (beritajatim.com) – Bantuan air bersih untuk daerah yang mengalami kekeringan di 85 Desa di 13 Kecamatan, se Kabupaten Bangkalan, mulai disalurkan secara bertahap, Senin (31/8/2020).

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, bantuan air bersih ini terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di daerah terdampak kekeringan. Tak hanya upaya droping, pihaknya juga berencana melakukan pengeboran di tahun mendatang.

“Kita sudah datangkan tim geologi untuk mencari sumber air. Di 2021 akan kami lakukan pengeboran agar suplay air bersih di beberapa wilayah terdampak kekeringan bisa teratasi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua BPBD Bangkalan, Rizal Moris mengatakan, pihaknya terus melakukan pendistribusian air bersih hingga musim kemarau tiba. Meski anggaran yang disediakan di BPBD nantinya tak mencukupi, pihaknya akan dibantu oleh BPBD Provinsi Jawa Timur.

“Kalau dana kita habis, dari Provinsi siap untuk membantu. Selain itu juga dari Dinas Sosial ada bantuan dana Rp 75 juta untuk droping air bersih ini,” imbuhnya.

Diketahui, droping air bersih di Bangkalan dilakukan setiap tahun di musim kemarau. Berbeda dari tahun sebelumnya, terdapat tambahan satu kecamatan dengan dua desa yang terdampak kekeringan di tahun 2020 ini. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar