Peristiwa

8 Siswa Korban MTS Bahrul Ulum, 1 Alami Luka Serius

Mojokerto (beritajatim.com) – Data pihak kepolisian Polsek Jetis menyebutkan, jika jumlah korban bangunan gedung kelas VII MTS Bahrul Ulum ambruk berjumlah delapan siswa. Dari delapan siswa tersebut, satu siswa diantaranya mengalami luka serius.

Kapolsek Jetis, AKP Subiyanto mengatakan, jumlah siswa di kelas VII ada 27 siswa. “3 siswa tidak masuk, 2 siswa keluar mengambil kertas dan penghapus. Di dalam ada 22 murid dan seorang guru,” ungkapnya, Jumat (8/2/2019).

Masih Kapolsek, sekitar pukul 07.30 WIB tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan atap bangunan kelas ambruk. Para murid dengan sigap langsung tiarap dibawah bangku, seorang guru Bahas Arab yang sedang berada di dalam kelas tidak sempat keluar.

“Akibatnya, ada 8 korban, 2 luka biasa karena pusing, tidak ada luka serius. Kedua siswa tersebut dibawa ke RS Rekso Waluyo Kota Mojokerto. Sementara, satu siswa dibawa ke RSUD RA Basoeni Gedeg karena tangannya mengalami benturan benda dari atas,” jelasnya.

Sementara, sisanya hanya mengalami luka ringan dan dibawa pulang ke rumah masing-masing. Tampak bagian atas bangunan kelas VII ambruk tak tersisa, anggota dari Polsek Jetis memasang garis polisi di depan bangunan gedung kelas VII MTS Bahrul Ulum yang ambruk.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar