Peristiwa

Makkah Mulai Terima Jemaah dari Madinah dan Jeddah

8 Jemaah Haji Meninggal, Inilah Nama-namanya

foto/ilustrasi

Makkah (beritajatim.com) – Mulai Sabtu (20/07), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah mulai menerima jemaah haji Indonesia yang berasal dari dua penjuru. Pertama, jemaah haji Indonesia gelombang pertama yang diberangkatkan dari Madinah usai menyelesaikan ibadah Salat Arbain. Kedua, jemaah haji Indonesia gelombang kedua yang diberangkatkan dari embarkasi di tanah air menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, kemudian ke Makkah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Daker Makkah Subhan Cholid. “Mulai Sabtu, 20 Juli 2019, Makkah akan kedatangan jemaah haji dari dua penjuru, yakni mereka yang termasuk gelombang I dari Madinah serta gelombang II yang diberangkatkan dari tanah air langsung ke Jeddah,” ujar Subhan, Jumat (19/07) kemarin.

Kloter 18 asal Embarkasi Makassar (UPG-18) menjadi rombongan pertama yang tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. “Kalau tidak ada kendala, UPG 18 akan memasuki Kota Makkah sekitar pukul 07.20 WAS pagi,” jelas Subhan.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama,hingga Jumat 19 Juli 2019, pukul 19.00 WAS kemarin, tercatat dari 529 kelompok terbang (kloter) jemaah haji yang akan diberangkatkan dari Indonesia, 221 diantaranya telah tiba di Arab Saudi dan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Total, sebanyak 90.615 jemaah beserta petugas telah tiba di Madinah, untuk selanjutnya melaksanakan ibadah arbain terlebih dahulu, dan menetap selama delapan sampai sembilan hari sebelum kemudian diberangkatkan menuju Makkah.

“Jemaah yang telah melaksanakan arbain, kemudian bergerak dari madinah menuju Makkah. Tercatat hingga pukul tujuh malam, total hingga hari ke-6 keberangkatan jemaah dari Madinah ke Makkah, sudah ada 73 kloter yang bergerak dari sana. 66 kloter di antaranya sudah tiba di Makkah,” jelas Kasie Data dan Informasi Daker Makkah Nurhanudin.

Sehingga, total jemaah dan petugas yang telah bergerak dari Madinah menuju Makkah sebanyak 30.151 orang. Sebanyak 27.166 orang diantaranya, telah berada di Kota Makkah. [but}

Sementara, hingga hari ke 14 masa operasional haji, jumlah jemaah wafat bertambah satu orang. Total, terdapat delapan jemaah wafat, dengan rincian sebagai berikut:

Khairil Abbas Salim (BTH 23), usia 62 tahun, meninggal pada 8 Juli 2019, di RSAS Madinah;

Sumiyatun Sowikromo Sutardjan (SOC 2), usia 57 tahun, meninggal pada 8 Juli 2019, di pesawat menuju bandara Madinah;

Mudjahid Damanhuri Mangun (SOC 44), usia 74 tahun, meninggal pada 9 Juli 2019, di RSAS Madinah;

Subli bin Muhammad Nasri (BTH 32), usia 61 tahun, meninggal pada 11 Juli 2019, di RSAS Madinah;

Artapiah Armin Musahab (JKG 86), usia 60 tahun, meninggal pada 12 Juli 2019, di pesawat menuju bandara Madinah; dan

Soeratno G Mangun Wiyoto (SUB 45), usia 74 tahun, meninggal pada 15 Juli 2019, di RSAS Madinah;

Ahmad Suparman bin Jubed (JKS 01), usia 53 tahun, meninggal pada 17 Juli 2019, di RSAS Madinah;

Rabiun Daliman Arsyad (LOP 6), usia tahun, meninggal pada 18 Juli 2019, di Pemondokan Madinah.

Sumber: Kemenag RI





Apa Reaksi Anda?

Komentar