Peristiwa

712 Anak di Ponorogo Bongkar Celengan Uang Receh Lebih dari Rp 200 Juta

Salah satu peserta saat masih menghitung uang receh yang diambil dari tabungannya. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Desa Bringinan di Kecamatan Jambon Ponorogo kembali mengadakan acara bongkar tabungan atau celengan massal tahun 2021. Tidak seperti acara sebelumnya, karena tahun ini digelar pada saat pandemi Covid-19, bongkar tabungan ini diselenggarakan selama 10 hari, yakni dari tanggal 29 Maret hingga 7 April 2021.

“Acara bongkar celengan ini kami lakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Jika dulu-dulu dilakukan serentak satu hari, kini karena pandemi dilakukan selama 10 hari,” kata Kepala Desa Bringinan, Barno (29/3/2021).

Peserta bongkar celengan massal ini diikuti oleh 712 peserta. Peserta merupakan anak usia TK hingga SMP di 18 desa yang tersebar di 9 kecamatan di bumi reyog. Dirintis sejak 2016, dan absen di tahun 2020 karena adanya pandemi Covid-19, jumlah nominal bongkar celengan itu selalu naik. Itu membuktikan bahwa anak-anak sadar menabung untuk masa depan.

“Pertama bongkar celengan tahun 2016 terkumpul Rp 21 juta dan terakhir pada tahun 2019 berhasil mencapai Rp 200 juta uang receh, bisa untuk beli mobil. Semoga tahun ini bisa meningkat lagi,” katanya.

Barno mengungkapkan untuk merangsang agar anak-anak giat untuk menabung, setiap acara buka celengan ini ada reward bagi beberapa kategori. Seperti penghargaan untuk penabung dengan koin seratus terbanyak, limaratus terbanyak, seribu terbanyak, sampai dengan penabung dengan nominal terbanyak. “Kategori yang bergengsi merebutkan piala dari Ketua DPRD Jatim Bapak Kusnadi,” katanya.

Dalam bongkar celengan massal itu, kata Barno, masyarakat umum juga berkesempatan untuk menukarkan uang kertas dengan uang receh. Biasanya yang ingin tukar itu, pemilik usaha yang akan digunakan untuk uang kembalian. “Dengan menabung, saya yakin apa yang dicita-citakan bisa tercapai. Karena uang tidak bisa lepas dari kebutuhan apapun,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu peserta Syafa Istiningtyas mengungkapkan uang hasil menabungnya selama dua tahun itu akan belanjakan untuk baju lebaran. Dirinya mengaku mengisi celengan itu pada saat dirinya mendapatkan kembalian uang receh dari pembelian. “Ini masih sedang dihitung, belum tahu dapat nominal berapa,” pungkasnya. (end/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar