Peristiwa

650 KK di Mojokerto Tak Bisa Menikmati Air Bersih

Mojokerto (beritajatim.com) – Puluhan pipa air bersih yang mengaliri rumah warga di Desa Cempoko Limo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto terputus. Terputusnya pipa air bersih tersebut karena imbas hujan deras yang terjadi pada, Jumat (8/2/2020) kemarin.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Cepoko Limo, Hari Kuswanto mengatakan, terputusnya puluhan pipa di Desa Cepokolimo membuat warga di dua Dusun yakni Dusun Soso dan Baraan mengalami kesulitan air bersih. “Hari ini, ya mati total,” ungkapnya, Sabtu (8/2/2020).

Ada 17 lebih pipa yang tersebar di tujuh titik yang terputus dan hanyut terbawa oleh derasnya aliran air di Desa Cepoko Limo hingga membuat warga kesulitan air bersih. Warga yang memiliki sumur menggunakan air sumur dan yang memiliki tandon, memakai tandon.

“Sedangkan warga yang tak punya keduanya, terpaksa minta bantuan air bersih ke rumah tetangga.¬†Jadi yang hilang, rusak maupun yang terpendam ini saluran dari dua sumber, yakni Sumber Jurang Kejen dan Sungai Jurang Jublang,” katanya.

Saluran pipa yang ke rumah warga terputus dan tak bisa mengalir karena diterjang air. Saat ini, warga bergotong-royong untuk mengganti puluhan pipa saluran air bersih yang hanyut dan terpendam akibat terseret derasnya aliran sungai.

“Kita usahakan hari ini penyambungan bisa selesai, agar Dusun Soso dengan jumlah penduduk sebanyak 650 KK atau 1.200 jiwa bisa kembali menikmati air bersih lagi,” harapnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar