Peristiwa

Polisi Gresik Imbau Pemilik Bengkel Tak Layani Pemasangan Knalpot Brong

Gresik (beritajatim.com) – Menjelang pergantian malam tahun baru, Kepolisian Sektor (Polsek) Manyar, Gresik mengimbau kepada pemilik bengkel motor untuk tidak melayani pemasangan knalpot modifikasi, atau knalpot brong.

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana menuturkan, larangan kenal pot brong ini sengaja dilakukan jauh-jauh hari sebelum malam pergantian tahun datang.

“Imbauan kami tidak hanya secata lisan. Tapi, juga melalui spanduk seluruh anggota Polsek terutama Bhabinkamtibmas gencar mendatangi bengkel-bengkel yang berada di wilayah Kecamatan Manyar untuk mengimbau agar tidak melayani pemasangan knalpot brong,” tuturnya, Jumat (25/12/2020).

Adanya larangan ini kata Bima Sakti, karena pihaknya menginginkan perayaan tahun baru 2021 di wilayah Kecamatan Manyar tidak bising oleh suara-suara yang dihasilkan knalpot kendaraan. “Maka dari itu kami gencar menghimbau kepada pemilik bengkel bahkan ke komunitas motor,” katanya.

Sementara Ajis, salah seorang pemilik bengkel di Tenger Desa Sukomulyo mengatakan, konsumen yang datang ke bengkelnya rata-rata hanya melakukan servis rutin serta pemasangan variasi bukan knalpot brong.

“Karena ada larangan dari aparat Kepolisian. Kami hanya tidak menerima pemasangan dan pembuatan knalpot brong karena dari tahun kemarin sudah dilarang,” ujarnya.

Keberadaan knalpot tidak sesuai modifikasi, atau knalpot brong memang sudah dilarang di UU Lalu-Lintas Angkutan Jalan. Selain menyebabkan kebisingan pendengaran. Knalpot tak sesuai modifikasi itu juga bisa menimbulkan efek gesekan. Pasalnya, bisa saja saat melintas sambil menekan gas suara bisingnya menyebabkan orang emosi. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar