Peristiwa

3 Jam di Atap Rumah, Lelaki Ini Ternyata Meninggal

Surabaya (beritajatim.com) – Hamsah (45) dilaporkan tergeletak di atas genteng rumah di Jalan Lebah Harapan Blok W No 3, Lidah Wetan Surabaya, Kamis (10/12/2020). Tukang perbaikan atap rumah ini ternyata naik atap sejak pukul 09.30 WIB untuk membetulkan genteng. Tak juga memberikan kabar dan menjawab saat dipanggil, pemilik rumah pun mencoba melihat Hamsah.

Betapa mengejutkan, pria mengenakan celana pendek coklat an kaos hitam merah ini tampak tiduran. Icha (25) pemilik rumah menjelaskan, hingga pukul 14.15 WIB korban masih berada di atap dengan kondisi tergeletak. Entah tukang panggilannya itu dalam kondisi hidup atau sudah meninggal, ia tak tahu.

“Saya sudah melapor dan dibantu evakuasi. Ternyata setelah dievakuasi bapaknya sudah tak bernafas. Sekarang jenazahnya sudah dibawa ke RSU dr Soetomo,” katanya kepada beritajatim.com.

Icha menjelaskan, saat pingsan dirinya tak mendengar ada suara petir menyambar atau konsleting listrik. Sehingga, awal sebelum meninggal pihaknya menilai tukang ini pingsan atau tak sadarkan diri. Meski demikian, ia mencoba meminta bantuan ke pihak aparat atau tetangganya.

“Belum ada yang berani membantu bapak tukang dan menunggu petugas darurat saja. Listrik sudah saya padamkan karena melihat bapaknya ini pingsan. Untuk petir dan konsleting listrik juga tidak ada,” lanjutnya.

Bambang Vistadi, Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya menyatakan peristiwa ini telah ditangani Tim TGC atau Tim Gerak Cepat dan tim medis. Saat diperiksa ke atas rumah dua lantai, korban ternyata sudah tak bernafas. Dengan menggunakan tandu darurat dan dua tangga, petugas menurunkan korban.

“Sudah ditanggapi tim TGC dan jenazah sudah dibawa ke RSU dr Soetomo. Untuk oenyebab kematian masih didalami,” katanya. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar