Peristiwa

Polres Malang Siaga Bencana, Enam Rayon Jadi Atensi Khusus

Malang (beritajatim.com) – Apel Kesiapsiagaan Bencana digelar Senin (9/11/2020) sore ini di Lapangan Satya Haprabu, Mapolres Malang, Jalan Ahmad Yani Nomer 1, Kota Kepanjen.

Enam Rayon Polres Malang dilibatkan untuk menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu, bisa terjadi di wilayah Kabupaten Malang secara umum.

Hadir dalam Apel Siaga Bencana hari ini PJS Bupati Malang, Sjaichul Ghulam. Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol Inf.Yudub Dody Sandra dan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar.

Menurut AKBP Hendri Umar, pihaknya menyiapkan enam Rayon siaga bencana. Keenam Rayon itu meliputi wilayah Kecamatan atau Polsek Kepanjen, Pagak, Turen, Lawang, Tumpang dan Bululawang. Ada beberapa peleton pasukan yang turut disiagakan.

“Kalau untuk Polres, mulai dua minggu lalu sudah kita siapkan peleton Dalmas dan peleton kerangka yang itu akan standby di enam Rayon,” ungkap Hendri usai apel siaga bencana.

Kapolres kelahiran Solok Sumatera Barat menjelaskan, ada dua tugas utama yang harus dilaksanakan para anggota yang standby di enam Rayon tersebut. Tugas itu terkait pengamanan Pilkada dan antisipasi terjadinya bencana.

“Fungsinya mereka ada dua. Pertama terkait penanganan Pilkada, sekarang sudah tahapan kampanye, jadi sekarang anggota tersebut di titik-titik tersebut mengantisipasi apabila ada permasalahan. Kedua, terkait siaga bencana,” tegas Hendri.

Pria yang sebelumnya menjabat Kasubbag Bungkol Spripim Polri menjelaskan, para anggota yang standby di enam Rayon ini telah disatukan dengan personil dari sejumlah instansi lainnya. Seperti dari Kodim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu, BPBD, PMI dan lain-lain.

“Ada beberapa tempat yang menjadi atensi kita bersama. Mulai dari Poncokusumo, itu rawan kebakaran hutan disana. Kemudian juga di daerah Sitiarjo, banyak terjadi banjir disana. Kemudian ada daerah lain seperti Karangploso dan Singosari itu daerah yang rawan puting beliung,” Hendri mengakhiri. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar