Peristiwa

6 Perusahaan Klaim Akan Berlakukan UMSK 2019

Wabup Gresik Moh Qosim

Gresik (beritajatim.com) – Enam perusahaan di Greaik mengklaim akan memberlakukan upah minimum sektor kabupaten (UMSK) 2019.

Sebelumnya, terkait dengan pemberlakuan UMSK itu. Ribuan massa buruh yang tergabung dalam Sekretaris Bersama (Sekber) buruh Gresik melakukan aksi unjuk rasa menuntut diberlakukannya UMSK sebesar 5 persen, 7 persen dan 9 persen dari nilai UMK Rp 3.867.874.

Aksi buruh tersebut kemudian direspon Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk memfasilitasi para buruh dengan melakukan perundingan antara buruh dengan pengusaha yang difasilitasi oleh Wakil Bupati Moh Qosim.

“Ada 6 dari 49 perusahaan di Gresik menyatakan kesanggupannya untuk memberlakukan UMSK tahun 2019,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik, Ninik Asrukin, Kamis (24/01/2019).

Ia menambahkan, enam perusahaan tersebut telah membuat surat pernyataan yang berisi kesanggupannya terkait pemberlakuan UMSK 2019 ini.

Masih menurut Ninik, besaran UMSK yang diberikan perusahaan kepada para buruh tersebut bervariasi. Ada yang 3 persen hingga 5 persen. Itu bergantung pada kemampuan perusahaan masing-masing.

“Usulan tersebut sudah di rekomendasi Bupati Gresik Sambari dan langsung kita serahkan ke Gubernur Jawa Timur,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui bahwa, Pemkab Gresik tidak keberatan mengusulkan UMSK tersebut kepada Gubernur Jawa Timur. Asalkan pihak perusahaan mempunyai komitmen dan menyatakan kesanggupannya membayar UMSK tersebut. [dny/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar