Peristiwa

Piala Dunia U20 Diharapkan Bisa Dongkrak Perekonomian Surabaya

Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Lutfiyah

Surabaya (beritajatim.com) – Komisi B DPRD Kota Surabaya berharap gelaran Piala Dunia U20 yang akan berlangsung tahun 2021 bisa mendongkrak perekonomian. Tentu saja hal itu apabila Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) menjadi salah satu venue.

Ketua Komisi B, Lutfiyah mengatakan, jika pihaknya mendorong kepada Pemkot Surabaya agar memprioritaskan Pedagang Kaki Lima dan pelaku UKM agar bisa diberikan lahan di sekitar Stadion GBT selama event piala dunia U20 berlangsung.

“Event piala dunia U20 yang salah satu venuenya ada di Surabaya, ini menjadi peluang untuk dongkrak perekonomian Kota Surabaya.”ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD kota Surabaya, Kamis (13/2/2020).

Ia menjelaskan, apabila PKL dan UKM bisa berjualan di sekitar Stadion GBT saat piala dunia berlangsung tentu bisa mengangkat produk asli Surabaya ke tingkat internasional.

“Yang penting kemasannya harus menarik dan modern, karena yang pasti pembelinya ada juga orang dari luar negeri,” tegasnya.

Politisi Partai Gerindra ini lebih lanjut menerangkan apabila di Surabaya jumlah PKL ada 10 ribu lebih. Sehingga, dewan mendorong Pemkot Surabaya untuk mengoptimalkan agar bisa PKL dan pelaku UKM bisa berjualan di stadion.

Selain itu, produk UKM khas Surabaya seperti souvernir wajib di display di setiap lapak atau stand. Agar diminati tamu asing selama pertandingan piala dunia U20 di GBT.

“Jika perlu souvenirnya di tulis Surabaya-Indonesia, jadi bisa dikenal diseantero dunia,” terangnya.

Keberadaan pemandu bahasa pun, menurut Luthfiyah sangat penting. Begitu juga dengan konter-konter penukaran uang. Untuk itu, Pemkot Surabaya diharapkan bisa kerjasama dengan Bank Indonesia atau money changer lainnya.

“Mumpung pelaksanaannya masih satu tahun lagi, Pemkot Surabaya harus mempersiapkan space area untuk para pedagang di sekitar stadion GBT,” pungkasnya.(ifw/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar