Peristiwa

5 Lapak PKL di Taman Ganjaran Tersapu Angin

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak lima lapak milik Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Ganjaran, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Selasa (22/1/2019) sore disapu angin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Desa (Kades) Ketapanrame, Zainul Arifin mengatakan, Rabu sore terjadi angin kencang dan lapak milik PKL terbawa angin. “Terpal, tenda terbang tapi untuk taman aman dan masih bisa dikunjungi pengunjung. Yang rusak parah ada 5 tenda dari 101 PKL,” ungkapnya, Rabu (23/1/2019).

Masih kata Kades, posisi lapak PKL tersebut berada di sebelah barat pujasera. Beruntung saat kejadian tidak semua PKL buka, karena cuaca tidak memungkinkan sehingga para PKL banyak yang tidak berjualan. Terkait kerusakan, pihak desa hanya membantu menapikan.

“Kerugian ditanggung pemilik karena tidak besar kerugiannya. Untuk mengantisipasi angin kencang lagi, tanaman yang baru dikasih penyangga agar tidak ada korban jika terjadi hal yang tidak diinginkan. Lapak dari 101 tersebut, 60 persen warga Ketapanrame sendiri,” katanya.

Pihak desa tidak memprioritaskan lapak hanya untuk warga Ketanrame saja, namun juga disediakan untuk warga luar Desa Ketapanrame. Sebesar 40 persen untuk warga lain, namun tempat disendirikan. Tapi semua sama perlakuannya, yakni iuran sama Rp10 ribu per lapak.

“Harapannya bisa membantu pendapatan warga. Untuk jumlah pengunjung memang ada khawatir karena angin masih ada tapi kami memberikan jaminan aman. Pujasera juga kokoh dan kuat, harapannya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Pihaknya tidak bisa memberikan standarisasi lapak milik PKL, tapi untuk pujasera harus ada etalase dan meja. Sementara terkait pengunjung ke Taman Ganjaran, lanjut Kades, tidak dikenakan tiket masuk. Hanya parkir yakni sepeda motor Rp2 ribu dan mobil Rp5 ribu.

“Pengunjung sudah cukup banyak, dari luar kecamatan maupun kabupaten, Sabtu-Minggu sampai 10 ribu pengunjung. Kita bisa menghitung dari jumlah parkir. Dengan angin kemarin, harapannya tidak berpengaruh banyak karena bukan weekend, meski ada penurunan,” jelasnya.

Tapi penurunan jumlah pengunjung di Taman Ganjaran tersebut, lanjut Kades, bukan karena kejadian kemarin tapi memang cuaca yang tidak memungkinkan berkunjung.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar