Iklan Banner Sukun
Peristiwa

5 Daerah Terdampak, Ini Penyebab Pipa PDAM Kota Malang Jebol

Direktur Utama Tugu Tirta, M Nor Muhlas. (Dok Tugu Tirta)

Malang (beritajatim.com) – Pipa penyalur air minum ke masyarakat milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau kini bernama Tugu Tirta, Kota Malang mengalami kebocoran sekitar pukul 18.30 WIB pada Minggu, (24/4/2022). Hingga Senin (25/4/2022) hari ini, pipa air yang berada di daerah Pulungan, Pulungdowo, Kabupaten Malang masih diperbaiki.

Akibat dari kebocoran pipa transmisi ini layanan air minum ke masyarakat di lima daerah terdampak, yakni, Kedungkandang, Buring, Wonokoyo, Tlogowaru dan Arjowinangun. Kebocoran ini sempat viral di media sosial karena air meluap ke jalan raya.

“Penyebabnya karena bahannya sudah tidak layak dan harus diganti yang baru,” kata Direktur Utama (Dirut) Tugu Tirta, Kota Malang, Nor Muhlas, Senin (25/4/2022).

Adapun pipa yang bocor merupakan pipa hibah dari Pemerintah pusat untuk Kota Malang yang diberikan beberapa tahun lalu. Kebocoran bukan kali ini saja terjadi. Mereka pun akhirnya mengajukan penggantian pipa transmisi kepada Kementerian PUPR untuk diganti dengan spesifikasi yang lebih baru.

“Saya sudah berkali-kali mengajukan ke pemerintah pusat untuk diganti. Tapi dari 15 kilometer yang kami ajukan, hanya 3,7 kilometer saja yang diganti panjang pipanya,” ujar Muhlas.

Muhlas mengatakan, bahwa sebagai solusi agar kebocoran pipa tidak kembali terjadi maka pipa transmisi yang lama harus diganti baru dari pemerintah pusat. Pada Januari 2020 silam kebocoran pernah terjadi bahkan dampaknya lebih luas dari saat ini.

“Karena ini permasalahan sudah klasik. Sudah sering saya sampaikan bahwa jika pipa itu tidak diganti. Maka sampai kapan akan gini terus,” tandasnya. [luc/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar