Iklan Banner Sukun
Peristiwa

472 Sapi dan 2 Ekor Kambing di Kabupaten Mojokerto Sembuh dari PMK

Sapi-sapi di salah kandang Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto kembali merilis update sebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Mojokerto per 19 Mei 2022. Jumlah hewan ternak yang sembuh dari PMK naik 37 ekor sehingga total menjadi 474 ekor hewan yang sembuh.

Kepala Disperta Kabupaten Mojokerto, Nurul Istiqomah mengatakan, jumlah hewan ternak yang sembuh total ada 474 ekor, dua di antaranya kambing yang ada di Desa Jerukseger, Kecamatan Gedeg. “Di desa tersebut sebelumnya ada 5 ekor kambing yang sakit, sekarang tinggal tiga yang sakit karena dua sudah sembuh,” ungkapnya, Jumat (20/5/2022).

Nurul menambahkan, per 19 Mei, total yang sakit mencapai 1.291 ekor. Sementara yang mati 26 ekor, yang dijual ada 10 ekor dan yang dipotong paksa ada 12 ekor. Sehingga jumlah total kasus PMK di Kabupaten Mojokerto ada sebanyak 1.813 ekor. Baik data sakit, sembuh, mati, dijual dan potong paksa.

Dinas Pertanian terus berupaya melakukan penanganan semaksimal mungkin terhadap virus PMK ini. Selain melakukan pengobatan dan penyuntikan vitamin terhadap hewan ternak yang masih sehat, Disperta juga terus melakukan sosialisasi kepada seluruh peternak dan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Pengobatan terus kami lakukan terhadap hewan-hewan yang sakit. Untuk hewan yang masih sehat terus kami pantau dan kami beri vitamin sebagai upaya kami untuk meminimalkan sebaran virus ini. Sosialisasi juga terus kami lakukan setiap hari di desa-desa se-Kabupaten Mojokerto, agar peternak tidak panik menghadapi wabah ini,” katanya.

Nurul berharap, dengan upaya maksimal yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto ini, seluruh elemen masyarakat juga bisa membantu pemerintah dalam menangani wabah PMK di Kabupaten Mojokerto tersebut. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar