Peristiwa

Terhitung Sejak Januari hingga Oktober 2020

40 Sopir Meninggal karena Kecelakaan di Jalan Raya Sampang

Foto ilustrasi

Sampang (beritajatim.com) – Belum genap setahun, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Kabupaten Sampang, cukup tinggi. Terhitung selama sepuluh bulan, yakni antara Januari hingga Oktober 2020, tercatat 132 kasus laka lantas.

Kanit Laka Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo, mengatakan, dari puluhan kasus kecelakaan didominasi oleh pengendara roda dua yang mencapai 105 kasus. Kendaraan truk ada 10 kecelakaan, pickup 7 kecelakaan, dan colt 20 kecelakaan.

Sedangkan untuk jumlah korban sebanyak 51 orang meninggal dunia dengan rincian, 40 orang sopir, 7 orang penumpang, dan 6 orang pejalan kaki. Korban luka berat sebanyak 1 orang dan luka ringan berjumlah 54 orang sopir, 39 orang penumpang dan 6 orang pejalan kaki.

“Penyebab kecelakaan didominasi faktor kelalaian. Selain itu, lokasi kecelakaan menyebar, artinya, tidak terus terjadi di wilayah blakspot saja. Sebab, pergerakan transportasi ataupun masyarakat tidak satu titik, sehingga, kecelakaan ini berpindah-pindah disesuaikan dengan waktu dan keperluan masyarakat sendiri,” terang Eko, Rabu (25/11/2020).

Sementara upaya untuk menekan angka kecelakaan, unit Satlantas Polres Sampang mengimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati saat berkendara, dengan selalu menaati aturan dan rambu-rambu lalulintas.

“Jangan memaksa untuk berkendara dalam kondisi ngantuk, selalu patuhi rambu-rabu dan jangan mengunakan HP saat berkendara,” tandasnya. [sar/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Coba Yuk, Snack Berlumur Saus Hummus

Rela Tinggalkan Dokter Spesialis

Ngobrol dengan Komunitas Berbagi di Surabaya