Peristiwa

4 Warung di Komplek Makam Troloyo Terbakar, Pemiliknya Menangis Histeris

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak empat warung di komplek Makam Troloyo, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Kamis (8/8/2019) terbakar. Kebakaran diduga disebabkan kompor yang ada di salah satu warung.

Salah satu pemilik warung menangis histeris. Sedikitnya tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas berupaya memadamkan api yang membakar warung yang berdiri berjajar, pasalnya lokasi warung berada di tengah pemukiman padat penduduk.

Salah satu pedagang buah, Kasiman (72) mengatakan, api tiba-tiba muncul dari warung seblak. “Katanya dia masak air, lupa matikan dan ditinggal antar anaknya sekolah. Saya sendiri tidak tahu, tiba-tiba langsung membakar 4 warung. Termasuk warung saya,” ungkapnya.

Warga Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto ini berjualan buah-buahan di warung komplek Makam Trowulan sejak 50 tahun lalu. Ia mengaku baru kulakan buah di Batu dan Mojokerto dan menata di depan warung.

“Ini kan Jumat legi jadi kemarin kulakan di Batu terus tadi ke Mojokerto, ini baru balik. Tadi itu menata, tiba-tiba ada api dari warung seblak di bagian tengah. Ada empat warung, dari utara gorengan, seblak, kopyak dan saya jual buah-buahan,” katanya.

Masih kata Kasiman, penjual seblak Ani Sofiyah (26) memasak dan ditinggal antar anak sekolah. Akibatnya api yang muncul dari warung warga Kecamatan Pacet tersebut merepet ke tiga warung lainnya dengan ukuran masing-masing 4×5 meter.

“Kejadiannya jam 8.30 WIB. Tahu ada api dan membakar warung, ya saya ambil sebisanya. Habis banyak karena baru kulakan, ini kan Jumat legi. Biasanya orang-orang gtu, Jumat legi kulakan banyak. Semua uang buat kulakan,” ujarnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar