Peristiwa

4 Korban Tabrakan Bus Peziarah Masih Dirawat di RSUD, 1 Positif Covid-19

Kecelakaan di jalan raya Daendels Lamongan, tepatnya di depan SPBU Desa Brengkok Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. (Foto istimewa)

Lamongan (beritajatim.com) – Insiden truk tronton tak kuat melintasi tanjakan hingga menabrak bus rombongan peziarah mengakibatkan sejumlah penumpang bus mengalami luka-luka. Dari informasi yang dihimpun sebelumnya, rombongan tersebut terdiri dari 30 orang asal Kabupaten Bogor, dan 7 orang di antaranya harus menjalani perawatan di RSUD dr Soegiri Lamongan lantaran lukanya yang cukup parah.

Kini, 7 orang yang dirawat tersebut menyisakan 4 orang. Sedangkan penumpang yang lainnya telah kembali pulang dan dijemput oleh pihak travel atau biro perjalanan terkait.

Dalam kesempatan ini, Kasatlantas Polres Lamongan AKP Aristianto Budi Sutrisno mengakui, pasca tabrakan memang ada beberapa penumpang bus yang mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
“Korban kecelakaan tinggal 4 orang yang dirawat di RSUD Soegiri, yang lain sudah pulang,” ujar Aris, Kamis (17/2/2022).

Hal senada juga dikatakatan oleh Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Tadi. Pihaknya menuturkan bahwa sampai saat ini masih ada 4 orang korban penumpang bus asal Kabupaten Bogor yang masih dirawat di RSUD dr Soegiri Lamongan. “Benar, ada empat orang korban yang masih opname di tempat kami,” kata Tadi saat dihubungi secara terpisah.

Tadi menyebutkan, ke-4 korban yang masih dirawat itu adalah, Enjuh Juhaeriyah (62) dan Abdul Rojak (62), keduanya warga Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Bogor. Kemudian Tamilah (54), warga Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, dan Pongki Lesmana (49), warga Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Bogor.

Lebih lanjut, Tadi mengungkapkan, 4 pasien ini membutuhkan perawatan lebih lanjut dikarenakan mengalami patah tulang pasca kejadian. Bahkan, salah satu dari 4 pasien ini diketahui terpapar Covid-19, sehingga harus ditempatkan di ruang isolasi. “Rata-rata mengalami patah tulang. Dengan satu orang di antaranya, positif Covid-19,” tandas Tadi. [riq/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar