Peristiwa

32 Pelajar SMA di Bangkalan Diamankan Polisi saat Ikut Demo

Bangkalan (beritajatim.com) – Sebanyak 32 pelajar SMA di Bangkalan ditangkap polisi saat hendak mengikuti demonstrasi menolak UU Omnibus Law, Jumat (9/10/2020). Dari 32 siswa tersebut, seluruhnya mengaku tertantang untuk turun jalan mengikuti aksi. Tetapi anehnya para siswa ini tak mengetahui apa isi dalam tuntutan demo secara utuh.

Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, sejumlah siswa dari berbagai sekolah itu berhasil diamankan sebelum sampai di lokasi. Sekelompok remaja itu diciduk saat baru tiba di Jalan Halim Perdana Kusuma.

“Tentu para pelajar kami amankan dan kami bawa ke Mapolres. Menurut pengakuan, mereka hanya ikut-ikutan saja karena termakan ajakan aksi demo dari salah satu pamflet,” ujarnya, Jumat (9/10/2020).

Setelah dibawa ke Mapolres, kemudian petugas menghubungi wali murid agar seluruh siswa tersebut bisa pulang. Selain menghubungi wali murid, petugas juga memberikan arahan kepada siswa untuk tak melakukan hal serupa. “Ya, kami panggil orang tuanya agar diberikan arahan,” imbuhnya.

Diketahui, sebanyak 250 lebih mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan demo di depan gedung DPRD Bangkalan. Mereka menuntut presiden membatalkan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI beberapa waktu yang lalu.

“Untuk penjagaan aksi demo sendiri ada 120 personil yang kami siagakan. Demonstrasi berjalan dengan kondusif hingga selesai,” pungkasnya. [sar/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar