Peristiwa

32 Calon Jemaah Haji Kota Kediri Batal Berangkat, Ini Penyebabnya

Kediri (beritajatim.com) – KantorĀ  Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri, Jawa Timur memastikan sebanyak 32 Calon Jemaah Haji (CJH) batal berangkat tahun ini. Penyebabnya, mereka tidak melunasi Biaya Penyelanggara Ibadah Haji (BPIH) hingga batas terakhir pelunasan 15 April 2019 kemarin.

Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kota Kediri, Tjitjik Rahmawati mengatakan, alasan mereka beragam. Mulai masalah ekonomi, sehingga tak mampu melunasi kekurangannya, sakit, juga menunggu keluarga lain yang berangkat ditahun berikutnya.

“Jamaah Haji Kota Kediri 255 orang, terus pelunasan tahap pertama ada 32 orang yang tidak melunasi,” kata Tjitjik, Selasa (7/5/2019)

Tahap kedua ini, pelunasan diperuntukkan untuk jemaah haji dari penggabungan atau bagian dari keluarga yang pemberangkatannya dimajukan untuk menemani keluarga lain, usulan lansia, serta cadangan. Dari total 31 jamaah, 10 calon jamaah haji belum melunasi BPIH.

“Untuk tahap kedua ini deadline kita sampai 10 Mei,” imbuhnya.

Masih katanya, pihak Kemenag sendiri tak hentinya mengingatkan para jemaah untuk segera melakukan pembayaran, baik melalui komunikasi personal juga group Whatsapp yang dibentuk untuk memudahkan komunikasi antara jamaah dan petugas haji.

Untuk pembayaran sendiri, pemerintah telah menetapkan BPIH tahun 2019 untuk Kota Kediri di bawah embarkasi Surabaya sebesar Rp. 36.586.945. Sebelumnya CJH telah membayar Rp 25 juta sebagai pemesanan porsi. [nng/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar