Peristiwa

3 Pipa Saluran di Wana Wisata Air Panas Padusan Pacet Diperbaiki

Mojokerto (beritajatim.com) – Pengelola Wana Wisata Air Panas Padusan langsung memperbaiki tiga pipa saluran air ke kolam yang putus akibat tingginya debit air Sungai Dawuhan, Sabtu (28/12/2019). Perbaikan dilakukan dengan melibatkan instansi terkait dan juga pelaku usaha yang ada di wisata andalan Kabupaten Mojokerto tersebut.

“Kami luruskan, kemarin tidak ada banjir bandang atau air bah disini tapi hujan intensitas tinggi sehingga menyebabkan aliran di Sungai Dawuhan tinggi. Itu sudah biasa, kami sudah antisipasi. Kita sebelumnya juga sudah melakukan mitigasi bersama instansi terkait untuk menyikapi hal seperti ini,” ungkap, Senior Duty Manager Cluster Padusan, Rofi’i.

Masih kata Rofi’i, kesiapsiagaan semua personil menghadapi hal tersebut sudah dimiliki sehingga saat terjadi peningkatan debit Sungai Dawuhan maka sudah bisa diatasi. Terkait penutupan sementara Wana Wisata Air Panas Padusan pasca tingginya debit Sungai Dawuhan sebagai langkah antisipasi.

“Kami mengambil kebijakan seperti itu, demi kenyamanan keamanan pengunjung. Kami tutup sementara bukan masalah ada banjir bandang disini tapi semua demi kenyamanan pengunjung. Kami menutup karena pipa yang mengalir ke wahana air panas sebagai icon terputus, Kami hentikan karena kami tidak bisa menjual wahana,” katanya.

“Kita bekerja sama dengan semua pihak termasuk penjual makanan disini untuk membersihkan bekas-bekasnya, ini aliran sebenarnya. Video yang di medsos itu hoax, itu ketika dua tahun lalu terjadi di Gondang. Tahun 2002 tidak terjadi disini kemarin, aliran karena debit Sungai Dawuhan tinggi sudah biasa saat musim hujan,” ujarnya.

Sebelumnya, tingginya curah hujan di kawasan Pacet, Kabupaten Mojokerto membuat Sungai Dawuhan yang ada di sekitar lokasi Wana Wisata Air Panas Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto berubah menjadi coklat. Akibatnya, petugas mengevakuasi ratusan pengunjung, Jumat (27/12/2019) kemarin.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar