Peristiwa

3 Bocah Pasien Positif Covid-19 di Kota Mojokerto Dirawat di Rusunawa

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasca bertambahnya seorang bocah 10 tahun asal Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto menjadi pasien positif 20 pada 6 Juni 2020 lalu, jumlah pasien positif dibawah umur yang dirawat di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Cinde, Kecamatan Prajut Kulon, Kota Mojokerto berjumlah tiga orang.

Pasien positif pertama anak-anak yakni  pasien positif 05, inisial ERF, usia 7 tahun yang merupakan anak pertama dari pasien positif 04, inisial SM, usia 35 tahun, seorang karyawati perusahan telekomunikasi di Surabaya warga Kecamatan Prajurit Kulon,  Kota Mojokerto. Menyusul anak keduanya, inisial F, usia 7 tahun, berjenis kelamin laki-laki yang menjadi pasien positif 08.

Ketiganya menjalani perawatan di Rusunawa Cinde. Menyusul pasien positif 20 yakni, inisal C, usia 10 tahun yang merupakan anak perempuan dari keluarga pasien positif 09, 10, 11 dan 12. Kelimanya merupakan warga Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto yang tertular dari pasien positif 09 yang merupakan  pedagang buah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya membenarkan, ada tiga orang pasien positif Covid-19 yang merupakan anak-anak saat ini dirawat di Rusunawa Cinde. “Total ada tiga orang anak. Mereka bersama keluarganya menjalani perawatan di Rusunawa Cinde,” ungkapnya, Senin (8/6/2020).

Sehingga ada dua keluarga yang menjalani perawatan di Rusunawa Cinde. Yakni pasien positif 04 bersama kedua anaknya serta keluarga pasien positif 09 bersama istri, anak dan menantu. Pasien positif 10 yakni seorang perempuan, berinisial K dengan usia 55 tahun yang merupakan istri dari pasien positif 09.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetya. [Foto: misti/bj.com]
Pasien positif 09 merupakan penjual buah di Pasar Tanjung Anyar Kota Mojokerto berjenis kelamin laki-laki, inisial M dan umur 59 tahun. Pasutri yang merupakan menantu dan anak dari pasutri pasien positif 09 dan 10. Yakni pasien positif 11 dan 12 yang tinggal dalam satu rumah yang sama dengan pasien positif 09 dan 10.

Pasien positif 11 merupakan seorang laki-laki dengan inisial T, usia 38 tahun yang berprofesi wiraswasta, pasien posisi 12 seorang ibu rumah tangga, inisial NY, usia 32 tahun yang memiliki toko sembako. Serta bocah perempuan, inisla C usia 10 tahun yang juga merupakan anggota keluarga dari pedagang buah tersebut.

“Ini perlu diketahui oleh masyarakat bahwa penyebaran virus sangat cepat dan mudah tanpa disadari oleh orang yang berada di lingkungan orang yang positif. Sehingga perlu untuk memahami betapa pentingnya taat terhadap protokol kesehatan serta mematuhi himbauan pemerintah,” katanya.

Masih kata Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Mojokerto ini, yakni untuk senantiasa memakai masker,  sering mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir dan senantiasa menjaga jarak. Serta menjaga anak-anak dengan meminimalisir berinteraksi dengan banyak orang jika tidak betul-betul sangat penting.

Peta Sebaran Covid-19 di Kota Mojokerto saat ini, untuk jumlah pasien positif sebanyak 20 orang, 17 orang masih menjalani perawatan, dua diantaranya sudah sembuh dan satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Dua orang pasien positif sembuh yakni pasien positif 01 uakni seorang tenaga medis di Kota Surabaya, inisial HS, umur 32 warga Kecamatan Kranggan.

Serta pasien positif 02 tenaga medis yang juga merupakan juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Mojokerto, dr Langit Kresna Janitra (42). Sementara pasien positif yang meninggal yakni perempuan pedagang makanan, TM, usia 44 tahun warga Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto yang merupakan pasien positif 14.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar