Peristiwa

2 Pegawai Diisolasi, Kantor Kemenag Jember ‘Lockdown’

foto/ilustrasi

Jember (beritajatim.com) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, Jawa Timur, resmi tutup sementara pada 13 – 21 April 2020. Dua pegawai diisolasi di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi.

“Mereka pengawas yang kebetulan lulus (seleksi) petugas haji. Klaster dari (Asrama Haji) Sukolilo. Masih menunggu hasil swab. Swab kan yang menentukan pemerintah pusat. Kami tidak punya kewenangan menjelaskan hal seperti itu,” kata Kepala Kantor Kemenag Jember Muhammad, Senin (13/4/2020).

Sebenarnya ada delapan orang yang datang dari Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. “Dua orang ini waktu datang memang sudah sakit, demam, batuk, pilek. Semuanya saya suruh periksa rapid test,” kata Muhammad. Selain dua orang yang dirawat di RS dr. Soebandi, enam orang lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Namun tak urung ini membuat seluruh kantor Kemenag Jember harus tutup sementara. Total kurang lebih 75 orang pegawai di Kantor Kemenag Jember bekerja di rumah mulai Senin (13/4/2020). “Yang lockdown total pagi ini, 13 April ini. Kalau sebelumnya, kami sudah menerapkan sistem shift,” kata Muhammad.

Kendati tutup sementara, namun pegawai Kemenag tetap bekerja dari rumah. “Sekarang sudah era digital, kan bisa dikerjakan di rumah. Sudah main online sekarang. Sekarang sudah era milenial, tidak ada yang sulit,” kata Muhammad. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar