Iklan Banner Sukun
Peristiwa

17 Ribu Vaksin PMK Tiba di Ponorogo, Prioritas Sapi Potong

Kepala Dipertahankan Kabupaten Ponorogo Masun. (Foto/Dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pencegahan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Ponorogo terus dilakukan oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan). Salah satunya dengan memasifkan program vaksinasi.

Setelah sebelumnya mendapatkan jatah 8.000 vaksin, Dipertahankan Ponorogo kembali mendatangkan vaksin yang berasal dari Prancis tersebut. Jumlah vaksin yang didatangkan untuk kali kedua ini pun lebih banyak daripada yang pertama dahulu. Yakni sebanyak 17.000 dosis, tiba di Kabupaten Ponorogo pada hari Rabu (20/7) kemarin.

“Vaksin PMK datang lagi kemarin (20/7) sebanyak 17.000 dosis,” kata Kepala Dipertahankan Kabupaten Ponorogo, Masun, Kamis (21/7/2022).

Peruntukan vaksin kali ini, sebanyak 8.000 dosis untuk vaksinasi dosis 2. Sedangkan sisanya, 9.000 untuk vaksinasi dosis pertama. Jika sebelumnya difokuskan untuk sapi perah, kali ini 9.000 dosis vaksin PMK itu, untuk sapi potong yang tersebar di bumi reog.

“Sapi perah sudah divaksin semua, untuk dosis pertamanya. Sehingga 9.000 dosis untuk sapi potong,” katanya.

Sasaran vaksinasi di Kabupaten Ponorogo, kata Masun setidaknya ada 80 ribu ekor sapi. Sehingga Ia mengakui bahwa kekurangannya untuk saat ini masih cukup banyak. Sebab, pihaknya droping vaksin juga menunggu dari Pemerintah Pusat.

“Droping vaksin ya kita nunggu intruksi dari pusat. Untuk saat ini yang tervaksin 8.000 ekor sapi, sementara sassrannya mencapai 80 ribu ekor,” ungkap Masun.

Vaksinasi yang dijalankan selama ini, paling banyak di wilayah Kecamatan Pulung yang telah divaksinasi tahap 1 yakni sekitar 1900-an sapi. Selama ini Dipertahankan melakukan vaksinasi pada sapi yang telah siap dan telah didata serta ketersediaan jumlahnya.

“Ada saja pemilik ternak yang sapinya tidak mau dilakukan vaksinasi. Mereka khawatir jika pasca divaksinasi sapinya akan mati,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar