Peristiwa

159 Penumpang KA Malang-Jakarta Batalkan Perjalanan Karena Banjir

Penumpang kereta api di Stasiun Malang. (Daop 8 Surabaya)

Malang(beritajatim.com) – Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengungkapkan sebanyak 159 penumpang Kereta Api Malang-Jakarta membatalkan perjalanannya. Pembatalan akibat banjir yang melanda wilayah Ibukota DKI Jakarta.

Di area Daop 1 Jakarta dampak dari cuaca ekstrim terjadi di petak jalan antara Stasiun Kedunggedeh – Lemah Abang Km 55 +100 sampai dengan KM 53+600 yang sempat terendam banjir pada Minggu 21 Februari 2021 dengan ketinggian air sampai dengan 150 centimeter di atas kop rel.

“Khusus untuk Stasiun Malang total ada 159 penumpang yang batal berangkat dengan relasi Malang-Jakarta. Itu untuk KA Gajayana dan Jayabaya. Total terdapat tujuh KA yang dibatalkan dari area Daop 8 Surabaya. Untuk tujuan Stasiun Pasar Senen ada tiga KA dan untuk tujuan Stasiun Gambir ada empat KA,” ujar Luqman, Senin, (22/2/2021).

PT KAI menjamin uang pembatalan perjalanan kereta api akan dikembalikan penuh di loket stasiun. Pelanggan KA yang telah memiliki tiket keberangkatan 22 Februari 2021 tujuan Gambir maupun Pasar Senen dapat melakukan pembatalan tiket hingga 30 hari kedepan.

“Dampak banjir tidak hanya merendam ruas rel tapi juga mengakibatkan pondasi batu batas pada rel tergerus air sehingga memerlukan waktu untuk proses perbaikan prasarana jalur rel. Jumlah perjalanan yang terhambat pada area Daop 8 Surabaya sebanyak tujuh KA dengan relasi tujuan Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir,” kata Luqman.

7 KA ini adalah KA Jayabaya relasi Malang – Pasar Senen, KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen dan KA Dharmawangsa relasi Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen. Kemudian tujuan Stasiun Gambir yakni, KA Argo Bromo Anggrek pagi relasi Surabaya Pasarturi – Gambir, KA Gajayana relasi Malang – Gambir, KA Bima relasi Surabaya Gubeng – Gambir, dan KA 76 Argo Bromo Anggrek malam relasi Surabaya Pasarturi – Gambir.

“PT KAI Daop 8 Surabaya mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jasa Kereta Api atas pembatalan tersebut dikarenakan dampak cuaca ekstrim sehingga berpengaruh pada kondisi prasarana dan operasional KA,” tandasnya. (luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar