Peristiwa

150 Motor Berknalpot Brong Terjaring Razia di Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 150 motor tidak sesuai standar pabrikan atau brong terjaring razia Satlantas Polres Gresik. Rata-rata pengendara motor yang terjaring berusia muda yang senang memodifikasi kendaraannya tanpa memperhatikan etika umum.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto menuturkan, mereka yang motornya terjaring razia dibawa ke pos polisi lalu lintas lalu didata pemiliknya. Mereka diminta mengganti knalpot sesuai dari pabrikan.

“Dalam razia tersebut tidak ada penilangan. Cuma orang tuanya diminta ke pos polisi lalu lintas. Selanjutnya membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatannya,” tuturnya, Minggu (27/12/2020).

Menurut dia, razia seperti ini juga dalam rangka mengantisipasi balap liar serta aksi kriminalitas menjelang pergantian tahun baru 2021.

“Kami sudah memetakan ada beberapa ruas jalan yang masuk rawan laka dan dijadikan arena balap liar. Ruas jalan tersebut di antaranya Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Jalan RA.Kartini, Jalan Veteran, Jalan Raya Cerme, Jalan Notoprayitno, dan Jalan KH.Syafi’i (PPS) Suci Gresik,” paparnya.

Ia menambahkan, knalpot yang tidak standar berpotensi menyebabkan kecelakaan. Sebabnya, knalpot brong tidak dibuat untuk kendaraan harian sehingga suaranya bisa memekakkan telinga.

“Dengan kondisi tersebut bisa menyebabkan kebakaran karena pembuangannya tidak sempurna, knalpot tidak sesuai cc kendaraan. Selain itu, orang yang mendengarnya juga pasti muak, bahkan kadang sampai bisa menyebabkan gesekan sosial,” imbuhnya.

Dirinya mengimbau kepada pemilik kendaraan agar memasang knalpot sesuai standarnya. Memodifikasi boleh saja, tetapi jangan sampai berlebihan, apalagi dengan suara yang sangat bising.

“Operasi Lilin Semeru 2020 akan terus kami tingkatkan agar pengguna atau pemilik motor dengan knalpot brong sadar diri dan mengganti knalpotnya dengan yang standar pabrikan. Selain itu, kami juga melakukan sosialisasi
kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan saat berkendara,” tandas Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar