Peristiwa

Dampak Covid-19

1400 Pelaku Wisata di Lumajang Jadi Buruh Tani dan Pedagang

Kabid Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lumajang, Yudi Prasetiyo

Lumajang (beritajatim.com) – Sebanyak 1400 pelaku dan pekerja wisata di Kabupaten Lumajang terdampak pandemi Covid-19. Para pengelola wisata desa tersebut beralih ke pekerjaan lain sebagai buruh tani dan pedagang.

Hal itu dikatakan Kabid Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lumajang, Yudi Prasetiyo. “Lebaran ini seharusnya menjadi ladang penghasilan. Namun karena tempat wisata ditutup, ya mereka harus bersabar,” kata Yudi, Kamis (4/6/2020).

Menurut dia, pihaknya tidak bisa berbuat banyak, sektor wisata memang sangat terdampak. Bahkan tiga obyek wisata yang dikelola Disparbud tutup total dan sejumlah pedagang merugi. “Mau gimana lagi, kita ingin selamat dari covid-19 dan tidak ingin obyek wisata sebagai klaster baru,” terangnya.

Untuk meringankan para pelaku wisata, Disparbud Lumajang mengucurkan bantuan sembako sebanyak 466 paket. Hal diharapkan bisa membantu dan meringakan para pelaku wisata khususnya pengelola obyek. “Kami kami berikan pada pelaku wisata paling terdampak,” pungkasnya. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar