Peristiwa

12 Jam, Petugas Baru Berhasil Padamkan Api di Gudang Pabrik Produsen Besi

Petugas PMK berusaha memadamkan gudang PT HKA yang terletak di Jalan Raya Jetis KM 39, Desa Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto yang terbakar. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Hampir 12 jam, akhirnya petugas Pemadam Kebakaran (PMK) berhasil memadamkan api di gudang pabrik produsen baja, PT Hidup Karya Abadi (HKA). Sebanyak 13 unit mobil PMK dan Water Cannon milik Polresta Mojokerto diterjunkan ke lokasi kebakaran.

Petugas cukup kesulitan memadamkan api di gudang pabrik yang berada di Jalan Raya Jetis KM 39, Desa Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto tersebut. Lantaran, yang terbakar merupakan bahan baku pembuatan besi. Hampir 12 jam, api baru berhasil dipadamkan petugas.

Kapolsek Jetis, Kompol Suharyono mengatakan, api baru bisa dipadamkan pada, Sabtu (8/8/2020) sekira pukul 03.00 WIB.

“Setelah dilakukan proses pemadaman dan pembasahan, sekira pukul 03.00 WIB api sudah berhasil dipadamkan. Cukup kesulitan karena memang gudang isi bahan mudah terbakar,” ungkapnya.

Masih kata mantan Kasat Reskrim Polresta Mojokerto ini, titik api hanya berada di tengah gudang penuh dengan tumpukan rongsokan (bahan bekas) kaleng. Kaleng tersebut merupakan bahan baku untuk dibuat besi kembali yang dilebur sehingga api cukup sulit dipadamkan.

“Jadi itu kan kaleng-kaleng yang akan dijadikan besi. Nah dalam prosesnya kan dilebur, saat dilakukan peleburan muncul percikan api sehingga membakar isi gudang. Ini menjadi dugaan awal penyebab kebakaran dan ini yang membuat petugas cukup kesulitan memadamkan api,” katanya.

Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun lanjut Kapolsek, petugas membutuhkan setidaknya hampir 12 jam untuk memadamkan api. Hingga kini pihaknya belum bisa memastikan berapa kerugian yang dialami pihak pabrik PT HKA.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini menambahkan, kebakaran terjadi di gudang PT HAK. “Kami terjunkan 4 unit PMK BPBD Kabupaten Mojokerto dan dibantu dengan 8 unit PMK dari sekitar serta Water Cannon milik Polresta Mojokerto,” tambahnya. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar