Peristiwa

11 Pelajar di Mojokerto Diamankan Satpol PP, Isi WA Group Bikin Kaget

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 11 pelajar di Kota Mojokerto digiring ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto lantaran bolos sekolah. Di handphone (HP) para pelajar ditemukan grup Whatsapp (WA) pornografi.

Salah satu siswa, IF (16) mengatakan ia sudah menjadi anggota grup WA yang berisi konten porno tersebut sejak beberapa bulan terakhir atau setelah ia naik ke kelas XI SMA. Namun pelajar salah satu sekolah di Kota Mojokerto ini membantah jika grup WA tersebut untuk kegiatan porno aksi.

“Itu cuma untuk janjian ngopi saja kok, di situ dari berbagai sekolah. Kadang memang ada yang share-share foto atau video (porno) tapi tidak sering. Di dalam grup semuanya anak laki-laki, tidak ada anak perempuannya,” ungkapnya, Kamis (16/1/2020).

IF mengaku kapok setelah diamankan Satpol PP Kota Mojokerto dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Ia juga mengaku malu atas perilakunya itu, tak hanya kepada orang tua, namun juga guru sekolah para siswa yang bolos ini juga didatangkan petugas ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto.

“Malu juga, soalnya orang tua dan guru jadi tahu kalau sering bolos. Saya janji tidak akan mengulanginya lagi nantinya,” ucapnya.

Selain dilakukan pembinaan dan pendataan, para siswa yang kedapatan membolos di jam pelajaran dicukur gundul. Mereka juga mendapatkan pengarahan dari Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari dan diminta untuk meminta maaf kepada orang tua maupun gurunya.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto menggelar razia pelajar bolos, Kamis (16/1/2020). Dari puluhan pelajar yang terjaring razia petugas ditemukan barang bukti berupa tisu magic, rokok dan handphone (HP) berisi grup Whatsapp (WA) soal pornografi.

Sebanyak 11 siswa tersebut berasal dari dua sekolah yang berbeda diamankan saat nongkrong di sebuah warung kopi (warkop) di wilayah Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Satu diantaranya sempat berusaha melarikan diri, namun petugas penegak perda tersebut berhasil mengepungnya.

Sebanyak 11 siswa tersebut dibawa ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto di Jalan Bhayangkara Kota Mojokerto. Dari hasil pengeledahan yang dilakukan petugas, ditemukan sebuah tisu magic dan rokok di dalam tas salah satu pelajar yang sempat kabur.

Tak hanya tisu magic dan rokok, petugas juga menemukan berbagai foto syur perempuan serta video porno.
Selain melakukan pengeledahan, petugas juga menghubungi pihak sekolah dan orang tua siswa yang terjaring razia pelajar bolos tersebut.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar