Peristiwa

100 Paket Sembako Dibagikan pada Janda dan Korban PHK di Mojokerto

Aksi bagi-bagi sembako yang dilakukan puluhan pemuda di Kota Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Puluhan pemuda di Kota Mojokerto menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan 100 paket sembilan bahan pokok (sembako) kepada janda dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Bagi-bagi sembako tersebut imbas dari virus corona (Covid 19) yang sudah menjadi pandemi di Indonesia.

Koordinator Jaringan Pemuda Peduli Covid-19, Wahyu Mardiansyah mengatakan, puluhan pemuda dalam aksi bakti sosial tersebut dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Pemuda (PC-GP) Ansor Kota Mojokerto.

“Aksi kali ini dibagi menjadi 4 titik, di Kelurahan Pulorejo, Meri, Miji dan Prajuritkulon. Sasaran dari penerima bantuan ini adalah janda yang menghidupi keluarga sendirian dan diprioritaskan pada keluarga miskin dan belum terdata oleh bantuan dari Dinsos serta korban PHK,” ungkapnya, Minggu (19/4/2020).

Masih kata Ketua Cabang HIPMI Mojokerto ini, paket sembako menjadi pilihan para pemuda karena kebijakan bekerja dari rumah atau larangan keluar rumah sehingga mengakibatkan turunnya pendapatan mereka. Akibatnya, mereka kesulitan untuk beli bahan pokok.

“Selain pembagian sembako, kita juga membagikan masker dan hand sanitizer sebagai bentuk nyata hidup bersih dan memutus rantai penyebaran Covid 19. Semoga dengan sedikit bantuan ini dapat bermanfaat bagi para penerima. Aksi serupa akan kembali digelar dalam setiap minggu selama pandemi Covid 19 belum berakhir,” katanya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar