Iklan Banner Sukun
Peristiwa

10 Nominasi Lomba Live Report PWI Audensi dengan Ketua DPRD Gresik

Gresik (beritajatim.com)- Sebanyak 10 nominasi lomba live report pelajar SMA sederajat se-Kabupaten Gresik melakukan audensi dengan Ketua DPRD setempat. Kegiatan yang masih dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2022 itu juga sebagai ajang mengasah ilmu jurnalistik di kalangan pelajar.

Pemenang dari nominasi itu nantinya juga diundang pada puncak peringatan HPN serta penganugerahan Giri Pancasuar Award (GPA) PWI Kabupaten Gresik pada 24 Maret 2022 di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP).

Dalam audensi itu hadir juga Ketua DPRD Gresik, Much Abdul Qodir dengan didampingi anggota Komisi III Lutfi Dhawam, dan Ketua Komisi I Muchamad Zaifudin. Audensi yang dikonsep dengan diskusi di ruang rapat paripurna tersebut berlangsung gayeng.

Para pelajar yang juga didampingi perwakilan guru masing-masing berkesempatan duduk di kursi wakil rakyat. Mereka pun tak menyia-nyiakan kesempatan saat bertatap muka secara langsung dengan para anggota legislatif.

Berbagai pertanyaan dan aspirasi pun disampaikan. Para finalis lomba live report juga mendapat penjelasan tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari anggota legislatif. “Saya harap di masa mendatang, kalian mampu menjadi penerus kami di DPRD. Mengawal aspirasi masyarakat dan ikut membangun Kota Gresik,” ujar Ketua Dewan Abdul Qodir, Selasa (22/3/2022).

Sebelum mimpi tersebut terwujud, harapannya para siswa mulai terbiasa dengan dunia politik. Misalkan dengan aktif mengikuti organisasi, terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat serta memahami tupoksi anggota DPRD. Yakni fungsi pengawasan, anggaran dan regulasi. “Kalau sudah punya bekal di organisasi harus dipupuk terus siapa tahu bisa mengganti kami,” kata Abdul Qodir.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi I M. Zaifuddin. Menurutnya, para anak muda di era perkembangan teknologi sekarang memiliki kesempatan yang lebih terbuka. Yaitu dengan ikut menyampaikan aspirasi masyarakat. “Bisa terlibat untuk menyampaikan inovasi yang sudah dilakukan pemerintah kepada masyarakat awam,” paparnya.

Sementara anggota Komisi III Lutfi Dawam menuturkan, salah satu yang didorong di tengah melandainya pandemi adalah mendorong sektor UMKM agar lebih berkembang. Permasalahan yang sering dialami oleh para pelaku usaha yakni dalam hal administrasi maupun publikasi promosi. “Dengan kecakapan pelajar tentang media sosial, tentu sangat membantu untuk pengembangan usaha di era digitalisasi,” tandasnya. [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar