Iklan Banner Sukun
Peristiwa

10 Kecamatan di Sampang Terancam Bencana Kekeringan

Kantor BPBD Sampang (Foto: Zamachsari/beritajatim.com).

Sampang (beritajatim.com) – Sejak Agustus 2022, wilayah Kabupaten Sampang, telah memasuki musim kemarau. Sejumlah wilayah sudah mengalami kesulitan air bersih. Bahkan, 10 dari 14 kecamatan terancam dilanda bencana kering kritis.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyebutkan ada 10 Kecamatan di Kabupaten Sampang yang berpotensi dilanda kekeringan, Diantaranya, Kecamatan Sreseh, Banyuates, Kedungdung, Karang Penang, Tambelangan, Sakobanah, Pangarengan, Robatal, Sampang kota dan Kecamatan Torjun.

Asroni, kepala BPBD Sampang mengatakan, sepuluh kecamatan yang berpotensi dilanda bencana masuk katagori kering Kritis. Sebagai upaya antisipasi terjadinya adanya kesulitan air bersih. Pemerintah akan droping air ke sejumlah titik yang menjadi langganan bencana kekeringan. “Kita tetap melakukan droping air bersih ke sejumlah wilayah, seperti tahun sebelumnya,” terangnya, Jumat (23/9/2022).

Kendati demikian BPBD Sampang belum bisa menganggarkan dana droping air bersih dari APBD setempat. Hanya menunggu bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur. “Kita tunggu bantuan dari Pemprov dan semua upaya yang kita lakukan bisa mengurangi bencana kekeringan terutama warga yang terdampak,” pungkasnya.[sar/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Shin Tae Yong Puji Rumput Lapangan Thor Surabaya

Menjajal Mobil Listrik Wuling Air ev