Peristiwa

1 Orang Tewas Akibat Ledakan Ketel, Polisi Periksa Saksi

Jombang (beritajatim.com) – Polisi mulai melakukan penyelidikan terkait meledaknya ketel atau cerobong asap pabrik tahu di Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, yang menyebakan satu pekerja meninggal.

Selain mengumpulkan keterangan dan bukti di lapangan, korps berseragam coklat juga memeriksa sejumlah saksi. Itu dilakukan untuk mengetahui apakah meledaknya ketel tersebut ada unsur kesengajaan atau tidak. “Kita juga sudah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara),” kata Kapolsek Jogoroto AKP Sumiyanto, Rabu (22/5/2019).

Namun demikian, Sumiyanto belum bisa memberikan keterangan secara panjang lebar. Pasalnya, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi. Kapolsek hanya mengungkapkan bahwa dugaan sementara, meledaknya ketel itu akibat api yang terlalu besar dan kelebihan uap.

Soal kronologi, Sumiyanto mengatakan, kejadian tersebut bermula saat Muhammad Subur (26) dan Imam Sutikno (40) mulai menyalakan ketel atau mesin uap untuk memproduksi tahu, Selasa (21/5) malam.Namun, tanpa diketahui penyebabnya, ketel tersebut tiba-tiba meledak. Sontak saja, korban langsung terpental hingga tiga meter dari tempatnya.

Subur tewas di lokasi dengan kondisi memprihatkan karena penuh luka bakar disekujur tubuh. Sementara, Sutikno mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas setempat. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar