Iklan Banner Sukun
Peristiwa

1 Keluarga Korban Kecelakaan Maut Tol Sumo Dimakamkan di 1 Liang Lahat

Pemakaman korban kecelakaan bus wisata di Tol Sumo

Surabaya (beritajatim.com) – Satu keluarga terdiri dari suami, istri, orangtua dan anak menjadi korban tewas insiden kecelakaan maut bus wisata di Tol Surabaya Mojokerto. Mereka dimakamkan dalam satu liang lahat.

Salah satu warga Benowo, Eko Prayitno, membenarkan hal itu. Dia mengatakan kepala keluarga tersebut bernama Didik, yang merupakan tetangga Eko.

“Yang meninggal Pak Didik, istri, anak, dan orang tua dari pak Didik,” ujar Eko.

Eko mengatakan, rencananya ada sekitar 10 warga Benowo yang akan dimakamkan di TPU setempat. “Warga sudah mempersiapkan 10 galian,” pungkas Eko.

Dari informasi yang diterima beritajatim, 12 warga Jalan Benowo Gang 2 meninggal dunia, sedangkan 3 korban tewas lainnya berasal dari Jalan Benowo Gang 3.

Sementara, baru dua jenazah yang tiba di rumah duka yakni Andi dan Nita selaku penyelenggara acara tour. Jenazah Andi dibawa ke kediamannya di Kedamean Gresik sesuai permintaan keluarga.

Sebelumnya, Jenazah korban Tragedi bus pariwisata di KM 712.400A Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) mulai berdatangan ke rumah duka sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum diberangkatkan ke pemakaman, jenazah lebih dahulu disalatkan. Di Masjid Thoriqul Jannah, Jalan Makam Benowo.

Pantauan beritajatim, dua jenazah sudah datang ke masjid. Kedua jenazah tersebut adalah Andi dan Nita yang menjadi penyelenggara kegiatan tur tahunan ini. Namun, jenazah Andi lantas dibawa ke rumahnya di Kedamean, Gresik. Sedangkan jenazah Nita langsung dimakamkan.

“Langsung dimakamkan usai sholat jenazah ini mas. Tadi suaminya Nita (Andi) dibawa ke rumahnya di Gresik karena bukan warga asli sini,” ujar Dwi, salah satu warga yang ikut memakamkan jenazah Nita. (ang/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar