Peristiwa

1.949 Calon Haji di Kabupaten Malang Batal ke Tanah Suci

Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 1.949 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Malang batal menunaikan ibadah haji ke tanah suci tahun ini. Hal itu setelah Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), memutuskan untuk membatalkan penerbangan jamaah haji. Pembatalan ini terkait pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Saudi Arabia.

Kepala Kemenag Kabupaten Malang Mustain mengatakan, hal itu terlampir dalam surat elektronik terkait keputusan Kemenag nomor 494 tahun 2020 tentang pembatalan keberangkatan Jamaag Haji Pada Penyelanggaran Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M, Selasa (2/6/2020).

“Dari surat tersebut memang jamaah tahun 2020 ditunda keberangkatannya jadi tahun 2021 mendatang,” ungkap Mustain, Selasa (2/6/2020).

Kata Mustain, 1.949 CJH asal Kabupaten Malang yang seharusnya dijadwalkan berangkat pada tahun ini terpaksa harus ditunda. Hal itu dilakukan pada seluruh CJH, baik yang sudah melunasi biaya ibadah haji, maupun yang belum. “Ada 1.949. Yang sudah melunasi sudah 90%, yakni 1609,” beber Mustain.

Dengan adanya penundaan itu, Musta’in memberikan dua pilihan bagi jamaah haji yang gagal berangkat. Pertama, mereka bisa menunggu pada tahun 2021. Kedua, uang mereka yang telah dilunasi bisa dikembalikan. “Untuk proses pengembaliannya nanti kami bahas bagaimana teknisnya,” paparnya.

Dalam surat eletktronik Kemenag tersebut, alasan dibatalkannya pemberangkatan haji karena adanya virus korona yang menyebar ke hampir seluruh negara, termasuk Indonesia. Hal ini jika dipaksakan ada pemberangkatan akan membahayakan keselamatan jamaah haji. [yog/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar