Pendidikan & Kesehatan

Yayasan Manarul Ilmi ITS Donasi Paket Ramadhan di Kampung Nelayan Kenjeran

Surabaya (beritajatim.com) – Dampak dari pandemi Covid-19 menyerang banyak usaha, tak terkecuali para nelayan. Para nelayan di kampung Nelayan Kenjera mengaku, pendapatannya berkurang selama pandemi ini.

Hozin (56) mengaku harga ikan selama pandemi turun 20 persen dikarenakan daya beli yang berkurang. Selain itu ia mengungkapkan sejak pandemi sudah tidak lagi menjaring ikan. Sehingga untuk hidupnya bersama istri dan empat cucunya bergantung pada anaknya yang juga bekerja di pabrik.

“Dulu kalau ikan sekilo 30 ribu sekarang jualnya cuma 20 ribu. Mungkin orang bosen nangkap ikan. Sehingga ya mengandalkan donasi seperti ini. Makan seadanya dulu,” ujar Hozin.

Hal ini lah yang membuat Yayasan Manarul Ilmi Insyitut Teknologi 10 Nopember (YMI ITS) bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengadakan operasi pangan gratis di kampung nelayan, Kelurahan Sukolilo, Kecamatan Bulak Surabaya.

Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada para nelayan. Tryanto, Ketua YMI ITS mengungkapkan pembagin sembako dalam operasi pangan gratis ini ditujukan bagi masyarakat terdampak. Termasuk para nelayan yang sudah tidak mendapat penghasilan karena kebijakan stay at home. “Kami memilih kampung nelayan karena banyak dari mereka tidak melaut karena kesulitan menjualnya,” ujar Try. [kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar